Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Berniat Beli Mobil? Simak Tips Ini! (1)

Senin 14 Oct 2019 05:51 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Nora Azizah

Beli mobil bekas/ilustrasi

Beli mobil bekas/ilustrasi

Foto: carauctions.maxupdates.tv
Ada beberapa hal yang perlu ditanyakan ke diler sebelum membeli mobil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembelian mobil adalah salah satu pembelian dengan anggaran terbesar setelah rumah. Tapi, rata-rata usia ekonomis sebuah mobil hanya sekitar 5 hingga 10 tahun. Sehingga, ada sejumlah hal yang harus ditanyakan kepada diler mobil sebelum deal.

Dilansir dari Go Banking Rate pada Senin (14/10), sebelum bertransaksi, harus dipastikan dulu soal apa yang kita bayar, perlindungan apa saja yang diperoleh dan berapa anggaran perawatan yang diperlukan.

Vice president of strategic initiatives TrueCar, Alain Nana-Sinkam mengatakan, sebelum ke diler, ada beberapa hal yang harus ditanyakan pada diri sendiri.

Baca Juga

Pertama, berapa lamakah kita akan memiliki mobil tersebut, apakah untuk selamanya atau akan menggantinya dengan mobil baru setelah tiga tahun kemudian.

Selanjutnya, jika akan membeli mobil dengan skema kredit, harus dipastikan dulu berpakah cicilan bulanan yang sesuai dengan pendapatan kita. “Kita harus jujur pada diri sendiri. Kejujuran atas sejumlah pertanyaan itu akan berpengaruh terhadap kenyamanan kita kedepanya,” kata Alain.

Setelah mantap, barulah kita dapat menuju ke diler mobil dan memiliih produk. Saat mendapat sejumlah opsi, hal berikutnya yang perlu dipastikan adalah soal fitur keselamatan apa saja yang terdapat dalam mobil tersebut.

Hal ini perlu dipastikan karena setiap pabrikan memiliki sebutanya masing-masing dalam sejumlah fitur keselamatanya. Oleh karena itu, perlu dipastikan soal tiap-tiap fitur agar terhindar dari kesalahan dalam penentuan opsi.

Selanjutnya, ia juga menyarankan untuk bertanya apakah kita memiliki kesempatan untuk melakukan test drive di jalan raya. “Kita harus mencoba mobil itu pada kondisi yang biasa kita alami. Jika kita kerap melintasi jalan tol, maka kita harus mencobanya di jalan tol. Jika kita lebih sering melalui jalanan yang macet, maka kita harus mencobanya di jalanan perkotaan,” ujarnya.

Dengan begitu, maka kita dapat benar-benar merasakan driveing experience dari mobil tersebut. Hal ini terutama sangat berkaitan dengan kemapuan transmisi, handling dan pengereman dari sebuah mobil.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA