Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Tiket LRT Jabodebek Disubsidi 50 Persen

Ahad 13 Oct 2019 19:47 WIB

Red: Nora Azizah

Pengangkatan rangkaian kereta lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek di Stasiun LRT Cibubur, Ahad (13/10).

Pengangkatan rangkaian kereta lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek di Stasiun LRT Cibubur, Ahad (13/10).

Foto: Republika/Rahayu Subekti
Harga tiket LRT Jabodebek diperkirakan sebesar Rp 12.000 setiap perjalanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengemukakan bahwa perkiraan tarif tiket kereta layang ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek sebesar Rp 12.000 untuk setiap perjalanan. "Itu sudah subsidi, karena harga komersialnya sebesar Rp 25.000. Pemerintah subsidi 50 persen," ujar Menhub Budi Karya Sumadi di Jakarta, Ahad (13/10).

Menurut dia, perkiraan tarif harga tiket LRT Jabodebek itu nantinya bisa mengalami perubahan ke depannya. "Bisa ada perubahan, sementara ya itu dulu," kata Menhub.

Ia mengemukakan terdapat tiga rute yang akan dilayani oleh LRT Jabodebek tersebut, yakni rute Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, dan Cawang Bekasi Timur. Saat ini, lanjutnya, pengerjaan untuk lintas Cawang-Cibubur sudah mencapai sebesar 85,7 persen, lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 56,1 persen, dan lintas Cawang-Bekasi Timur sebesar 59,5 persen.

Menhub Budi Karya menambahkan pada 18 Oktober nanti akan dilakukan uji coba LRT Jabodebek untuk lintas Cawang-Cibubur. Uji coba operasi LRT Jabodebek akan dimulai, meski progres pembangunan belum sepenuhnya rampung.

"Tahap pertama ini uji coba selama satu bulan, berarti sampai 18 November. Kita melakukan bersamaan, melakukan tes sarana dan juga konstruksi di lintas lainnya. Kami berharap November 2021 semua sudah bisa selesai," kata Menhub.

Ia juga mengatakan LRT Jabodetabek itu akan menggunakan sistem persinyalan moving block yang diatur secara tepat waktu dengan komputer. Teknologi itu diyakini akan memperpendek head way (jangka waktu kedatangan) rangkaian kereta, sehingga dapat mengangkut lebih banyak penumpang.

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi pembangunan LRT Jabodebek yang mulai terlihat hasilnya. "Pekerjaan yang panjang ya, tapi saya kira sudah mulai kelihatan buahnya," ucap Luhut.

Ia menambahkan LRT Jabodebek itu sedianya dapat mengangkut penumpang sebanyak 1.500 orang dalam satu rangkaiannya. Satu rangkaian yang terdiri dari enam gerbong.

"Satu gerbong bisa 250 orang, kalau enam ya kira-kira 1500 orang," kata Luhut. Oleh karena itu, ia berharap pengoperasian LRT Jabodebek kelak dapat mengurangi kemacetan dan polusi di wilayah tersebut.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA