Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Yusril: Penusukan Wiranto Bukan Perbuatan Main-main

Sabtu 12 Oct 2019 22:57 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pengamat Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra

Pengamat Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Yusril sebut penusukan Wiranto bisa dijadikan evaluasi untuk meningkatkan pengamanan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengatakan kejadian penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto tidak bisa dianggap sebagai perbuatan main-main. Peristiwa ini sebaiknya dijadikan evaluasi untuk meningkatkan pengamanan. 

Baca Juga

"Kalau dilihat dari segi luka yang dialami, seperti yang kita ketahui keadaannya serius. Tidak bisa dianggap menjadi sebuah perbuatan main main," ujar Yusril kepada wartawan usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10). 

Kejadian ini, lanjut dia, merupakan suatu peringatan kepada semua pihak untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. "Meningkatkan pengamanan agar tidak terjadi hal-hal seperti yang dialami Pak Wiranto," tuturnya.

Yusril mengungkapkan, saat dijenguk,  Wiranto masih berada di CICU, tepatnya di ruang pemulihan. Menurut Yusril, Wiranto sedang tidur saat dirinya berkunjung.  

Sehingga, dirinya tidak sempat berbincang dengan Wiranto. "Jadi, kami tidak ingin mengganggu beliau tapi kami melihat beliau dari kaca dan kelihatannya keadaannya makin membaik. Kami tadi sempat berbincang-bincang dengan menantu beliau bertanaya tentang kondisi Pak wiranto hari ini. Dia menjawab keadaan Pak wiranto makin pulih keadaannya, membaik, dan berangsur-angsur pulih lukanya meski harus butuh waktu sepekan untuk memulihkan usus yang terluka karena penusukan," jelasnya. 

Sebelumnya, Menkopolhukam Wiranto mengalami peristiwa penusukan  di Alun-Alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten Kamis (10/10). Penusukan dilakukan oleh Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana Binti Sunarto. 

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menyebut pelaku penusuk Menko Polhukam Wiranto terpapar jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah). Dia juga menegaskan ada dugaan pelaku penusukan terkait dengan jaringan JAD Bekasi.

Dian Erika Nugraheny

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA