Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Dinkes Cianjur Sosialisasikan Larangan Obat Ranitidin

Jumat 11 Oct 2019 18:46 WIB

Red: Ani Nursalikah

Ilustrasi layanan puskesmas.

Ilustrasi layanan puskesmas.

Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Diduga ada zat yang dapat menyebabkan kanker dalam ranitidin.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluarkan surat edaran ke sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta, apotek, puskesmas, dan sejumlah klinik terkait larangan penggunaan produk obat yang mengandung ranitidin sebagai penurun asam lambung.

"Sosialisasi juga diberikan pada pasien yang selama ini rutin mengonsumsi obat tersebut karena untuk sementara jenis obat tersebut ditarik dari pasaran," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Cianjur, Sanny Sanjaya, Jumat (11/10).

Ia menjelaskan, hasil sampling yang sudah dilakukan ada zat yang terkandung di dalam ranitidin yang diduga dapat menyebabkan kanker. Namun, dinas masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan pemerintah.

Dinkes Cianjur ikut membantu dengan cara menyebarkan surat edaran ke setiap fasilitas kesehatan, apotek dan tempat praktik dokter agar tidak mengunakan ranitidin untuk sementara waktu. "Untuk menghindari penyalahgunaan, kami akan melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat. Meskipun dalam surat edaran Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI tidak dijelaskan secara gamblang batasan penarikan obat tersebut," katanya.

Sanny mengatakan tetap memaksimalkan pengawasan untuk tetap mengamankan obat tersebut agar tidak lagi beredar di pasaran khususnya di Cianjur agar masyarakat tidak dirugikan. "Masih banyak obat pengganti untuk lambung yang tersedia di dinas untuk kebutuhan pasien dengan keluhan lambung. Kita tunggu saja hasil investigasi pemerintah," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA