Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Garin: Kucumbu Tubuh Indahku tak Cocok di Ajang Oscar

Jumat 11 Oct 2019 11:35 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Sutradara Garin Nugroho memberikan penjelasan tentang film singkat yang dibuat khusus dalam penutupan Madani Film Festival 2018 di Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta, Ahad (21/10) malam.

Sutradara Garin Nugroho memberikan penjelasan tentang film singkat yang dibuat khusus dalam penutupan Madani Film Festival 2018 di Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta, Ahad (21/10) malam.

Foto: Republika/Prayogi
Garin merasa film Kucumbu Tubuh Indahku lebih cocok untuk festival film Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Kucumbu Tubuh Indahku besutan sutradara kawakan Indonesia Garin Nugroho masuk dalam seleksi Oscar untuk kategori "Best International Feature Film". Kendati demikian, Garin merasa bahwa karya-karya filmnya tidak cocok untuk ikut berkompetisi di ajang seperti Piala Oscar.

Menurut Garin, setiap karya film memiliki karakternya tersendiri. Ia mengungkapkan, film-film yang disutradarainya, dirasa memiliki karakter yang berbeda dan tidak pas untuk berkompetisi di Oscar.

"Saya lebih cocok untuk festival Eropa. Jadi kalau Anda nonton festival film Cannes atau Berlin itu kan beda sama Oscar," kata Garin saat berbincang di Jakarta, Kamis (10/10).

Garin merasa festival film Eropa lebih menghargai film dari sisi seni. Kucumbu Tubuh Indahku akan bersaing dengan film dari 93 negara dalam ajang Academy Awards atau Oscar 2020.

"Oscar itu antara apa yang disebut dengan karya yang bagus dan komunikatif itu jadi satu. di Eropa kan tidak, lebih kepada art film-nya."

Terkait keikutsertaan film Kucumbu Tubuh Indahku dalam seleksi Oscar untuk kategori "Best International Feature Film", Garin mengatakan tidak terlalu berekspetasi tinggi. Ia mengatakan bahwa menang bukanlah tujuannya.

"Ya sebenarnya bukan tujuan saya. Orang harus tahu tempatnyalah, kalau Anda jadi tanaman tempatnya di savana, tiba-tiba harus ke pegunungan kan beda," kata Garin.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA