Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Kiat Sarjana Manfaatkan Peluang di Era Digital

Kamis 10 Okt 2019 18:34 WIB

Rep: Hiru Muhammad/ Red: Agus Yulianto

Menkominfo Rudiantara (tengah) ketika menghadiri wisuda sarjana Universitas Esa Unggul Rabu (9/10).

Menkominfo Rudiantara (tengah) ketika menghadiri wisuda sarjana Universitas Esa Unggul Rabu (9/10).

Foto: dok. Istimewa
Kemunculan economy sharing digital menjadi salah satu penopang ekonomi di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para sarjana lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan di era digital, saat ini, setidaknya harus memanfaat tiga peluang utama untuk meraih sukses dalam karier mereka.

Peluang pertama adalah munculnya pekerjaan baru atau workforce digitalization. Ini merupakan pekerjaan baru yang sebelumnya tidak pernah ada. Kemunculannya menggantikan sejumlah pekerjaan yang sebelumnya telah ada, terutama yang sifatnya repetitif. 

"Ini fenomena di era digital," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara saat menyampaikan orasi ilmiahnya di sela wisuda sarjana Universitas Esa Unggul, Rabu (9/10).

Peluang kedua yakni economy sharing. Menurutnya, di era digital saat ini economy sharing telah bermunculan salah satunya terdapat pada berkembangnya e-commrce dan online shop. Perputaran economy sharing di dunia digital menurut Rudiantara akan terus berkembang terutama di tahun 2020 dimana tren perputaran ekonomi digital dapat menghasilkan 130 miliar dollar AS.

"Dari data pemerintah, saat ini kemunculan economy sharing digital  menjadi salah satu penopang ekonomi di Indonesia. Hal ini didukung oleh sejumlah startup di bidang E-commerce yang menumbuhkan wirausaha baru di masyarakat," ujarnya.

Rudiantara menambahkan, peluang ketiga dari era industri 4.0 ini ialah dimudahkannya Financial Inclusion. Akses pada industri keuangan terutama bank saat ini semakin mudah apalagi di era digital. 

"Jika dahulu orang ingin melakukan transaksi atau persoalan keuangan harus  datang ke bank namun saat ini masyarakat dimudahkan untuk mengakses layanan keuangan, contohnya munculnya layanan keuangan digital berbasis aplikasi dan daring," ucapnya.

Senada dengan Menkominfo, Rektor Universitas Esa Unggul, Dr.Ir.Arief Kusuma, M.B.A berpesan kepada Wisudawan untuk selalu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan agar mampu bersaing dan menjadi lulusan yang unggul.

Semangat jangan berhenti sampai di sini saja, namun mampu mengembangkan kemampuan Kognitif dan High Order Thinking Skills (HOTS). "Kalian harus mampu bersaing di era digital saat ini, karena persaingan kalian bukan lagi antar manusia saja namun kalian akan bersaing dengan robot dan mesin," katanya.

Dalam wisuda ini Universitas Esa Unggul mengukuhkan sebanyak 786 Wisudawan/wati dari berbagai jurusan dan Fakultas untuk jenjang diploma 3, strata 1, hingga pascasarjana. Wisuda kali ini juga dihadiri oleh Plt. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Wilayah III, Dr. M. Samsuri dan Perwakilan Yayasan Pendidikan Kemala Bangsa, Dr. Dewi Motik Pramono.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA