Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Nagari di Padang Gunakan Dana Desa untuk Pariwisata

Kamis 10 Oct 2019 04:00 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi Dana Desa

Ilustrasi Dana Desa

Objek wisata yang dikembangkan beragam, sesuai potensi daerah masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIT MALINTANG -- Sejumlah nagari di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, menggunakan dana desa untuk pengembangan pariwisata di daerah masing-masing. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Padang Pariaman, Erman mengatakan objek wisata yang dikembangkan beragam, sesuai potensi daerah masing-masing.

Ia mengatakan nagari yang mengembangkan pariwisata tersebut diminta menjadikan objek wisata yang dikembangkan sebagai badan usaha milik nagari agar memiliki pendapatan. Untuk pengelolaan, kata dia, nagari dapat membentuk kelompok sadar wisata yang anggotanya berasal dari warga setempat.

"Kami pun minta pemerintahan nagari untuk melengkapi sarananya agar wisatawan tertarik untuk berkunjung," kata Erman.

Ia menyebutkan nagari yang mengembangkan objek wisata tersebut di antaranya yaitu Nagari Sikucur Utara di Kecamatan V Koto Kampung Dalam yang mengelola Air Terjun Bidadari. Lalu Nagari Anduring di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam yang memanfaatkan sungai untuk arung jeram, selanjutnya nagari di Batang Anai yang mengembangkan paralayang.

Baca Juga

"Kalau yang di Kasang tinggal mencari tempat mendarat saja," ujarnya.

Erman menyampaikan sebanyak 60 nagari atau nagari induk di daerah itu sudah mulai membesarkan penggunaan dana desa untuk pemberdayaan. Sedangkan 43 nagari lainnya atau nagari pemekaran masih menjadikan pembangunan infrastruktur mendominasi penggunaan dana desa.

Ia meminta pemerintahan nagari di daerah itu mengutamakan penggunaan dana desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat, penanganan stunting, dan pengembangan pariwisata.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA