Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Hutan di Gunung Papandayan Kembali Terbakar

Senin 07 Oct 2019 14:48 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Nur Aini

Gunung Papandayan

Gunung Papandayan

Petugas masih memantau lokasi titik api memantau kebakaran susulan di Papandayan.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Sekitar 1,5 hektare hutan di kawasan cagar alam Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, kembali terbakar pada Ahad (6/10). Api membakar lahan berupa tanaman puspa, haruman, paku-pakuan, dan alang-alang yang tumbuh sekitar hutan tersebut.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V, Bidang KSDA Wilayah III Ciamis, Balai Besar KSDA Jabar, Purwantono mengatakan, kebakaran terjadi pada sekitar pukul 17.00 WIB. Tim yang mengetahui hal itu langsung melakukan pemadaman di lokasi kebakaran. Pemadaman juga dibantu oleh masyarakat sekitar.

"Lokasinya di perbatasan antara kawasan cagar alam dan wisata. Tapi masuknya ke wilayah KSDA," kata dia saat dikonfirmasi Republika.co.id, Senin (7/10).

Baca Juga

Ia mengatakan, api baru berhasil dipadamkan petugas gabungan pada Ahad malam. Namun, hingga saat ini petugas masih memantau lokasi titik api mengantisipasi kebakaran susulan di Gunung Papandayan.

Purwantono belum mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut. "Susah juga itu cari tahu (sengaja atau faktor alam)," kata dia.

Ia menyebutkan, kebakaran yang terjadi di Gunung Papandayan bukan yang kali pertama. Sebelumnya, kebakaran hutan juga telah terjadi di gunung tersebut.

Menurut dia, kawasan Gunung Papandayan memang menjadi langganan kebakaran hutan ketika musim kemarau. "Sudah yang kelima tahun ini. Kita memantaunya juga susah karena arealnya kan luas," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, menambahkan, petugas telah diterjunkan untuk membantu proses pemadaman areal hutan di Gunung Papandayan.

"Petugas gabungan berusaha secepat mungkin memadamkan api," kata dia.

Ia menyebut, musim kemarau menjadi salah satu satu penyebab kebakaran hutan. Pasalnya, banyak tanaman kering yang mudah terbakar. Apalagi, kata dia, wilayah Garut memiliki kawasan hutan yang rawan kebakaran.

Menurut dia, selain Gunung Papandayan, kawasan Gunung Guntur di Kecamatan Tarogong Kaler, dan Gunung Cikuray di Kecamatan Cilawu, juga menjadi perhatian ketika musim kemarau. Pasalnya, wilayah itu menjadi langganan kebakaran ketika musim kemarau.

"Kalau yang paling sering terbakar itu di Guntur," ujar dia.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA