Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Neville Salahkan Petinggi Klub Atas Performa Buruk MU

Senin 07 Oct 2019 07:24 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Bek Manchester United Marcos Rojo (kanan) menjaga penyerang Newcastle United Andy Carroll

Bek Manchester United Marcos Rojo (kanan) menjaga penyerang Newcastle United Andy Carroll

Foto: Owen Humphreys/PA via AP
Skuat polesan Ole Gunner Solskjaer kembali kalah di Liga Primer Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Gary Neville menyalahkan petinggi Manchester United (MU) setelah Iblis Merah mencatatkan performa buruk pada awal musim ini. MU tercecer di posisi ke-12 dari delapan laga dengan dua kemenangan, tiga hasil imbang dan tiga kekalahan. Menurutnya, petinggi United bertanggung jawab atas keputusan yang tak membawa tim ke arah perbaikan.

Baca Juga

Skuat polesan Ole Gunner Solskjaer kembali kalah di Liga Primer Inggris usai dibekuk Newcastle United 0-1 lewat gol Matty Longstaff, Ahad (6/10). Hasil ini menambah daftar panjang kekalahan tandang MU menjadi 11 kali beruntun di semua kompetisi. 

Neville menilai, saat bermain di kandang lawan, MU memang tidak memiliki mental untuk menang.  Permainan MU, lanjut dia, terlihat tak lazim dan tidak efektif. Itu juga disebabkan oleh kualitas dan kedalaman skuat yang kurang cukup baik untuk bisa memenangkan pertandingan. 

"Perekrutan (MU) menyedihkan dalam beberapa tahun terakhir. Petinggi (klub) harus menunjukan keberanian mereka," kata Neville, dikutip dari Sky Sports, Senin (7/10).

Menurutnya, kesalahan lain petinggi MU selain merekrut pemain adalah penunjukan pelatih. MU saat ini dengan mudah merekrut maupun memecat pelatih. Selain itu, pelatih yang didatangkan pun memiliki gaya permainan yang berbeda-beda. Ole Gunnar Solskjaer dinilainya membawa klub ke arah yang benar-benar berbeda.

"Jika Anda mengubah tujuan setiap dua tahun sebagaimana petinggi (MU), investasi 250 juta pound untuk setiap manajer, Anda akan punya masalah besar," ujar Neville. 

Ia tak sepenuhnya menyalahkan Solskjaer. Neville justru menilai Solskjaer punya tanggung jawab berat memperbaiki tim yang kacau pada era sebelumnya. Namun pada saat yang sama, kata Neville, Solskjaer tak dibekali uang yang cukup untuk membeli pemain berkelas seperti yang didapatkan para pendahulunya. Neville ingin Solskjaer juga dibekali uang besar untuk merekrut pemain top.

"Jika Man United merekrut pemain dengan baik dalam tiga atau empat jendela transfer berikutnya, mereka punya pilar penyangga. Jika mereka merekrut dengan buruk, mereka akan berakhir menderita," kata dia.

Ia menilai MU akan memiliki banyak momen menyakitkan musim ini. Bila tetap berpegang teguh dengan gaya permainan sekarang, Neville berharap Solskjaer bisa mendapatkan pemain yang tepat untuk mengeksekusi idenya dengan baik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA