Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Andreescu tak Sabar Hadapi Osaka di China Open

Jumat 04 Oct 2019 07:10 WIB

Red: Endro Yuwanto

Bianca Andreescu

Bianca Andreescu

Foto: EPA/MAST IRHAM
Keduanya sama-sama pernah menggulingkan bintang tenis dunia Serena Williams.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petenis putri Kanada, Bianca Andreescu, menyatakan tak sabar untuk menghadapi Naomi Osaka pada perempat final China Open di Beijing, Jumat (4/10) malam WIB. Ia sudah sejak lama menginginkan pertemuan tersebut.

"Sejak dia (Osaka) tampil menakjubkan di US Open (2018) dan Australia Open (2019), saya ingin sekali bisa bermain dengannya," kata Andreescu dikutip dari Canadian Press, Jumat.

Bintang tenis asal Kanada itu melaju ke perempat final setelah berhasil menundukkan petenis non-unggulan asal Amerika Serikat Jennifer Brady, pada Kamis (3/10), dengan skor meyakinkan yakni 6-1, 6-3.

Andreescu, yang saat ini menempati peringkat keenam dunia, dan Osaka, yang berada di posisi keempat dunia, untuk pertama kalinya akan saling berhadapan dalam sebuah turnamen tenis. "Saya senang bisa mendapatkan kesempatan ini (melawan Osaka). Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Dia adalah petenis yang luar biasa. Apabila nanti saya sudah bermain di lapangan, semoga saja saya bisa tampil dengan baik," ujar Andreescu.

photo
Naomi Osaka menjuarai Australia Terbuka 2019.


Sementara itu, Osaka yang grafik penampilannya sempat merosok sejak juara di Australia Open pada awal tahun ini, menyatakan bahwa Andreescu adalah pemain yang menakjubkan. "Saya rasa dia bermain lebih baik daripada saya tahun ini. Dia sangat keren. Saya harus belajar darinya," ucap dia.

Laga antara keduanya akan menjadi pertandingan yang menarik untuk dinanti, mengingat keduanya sama-sama pernah menggulingkan bintang tenis dunia Serena Williams pada partai final US Open.

Naomi Osaka memang sempat menghebohkan khalayak Jepang saat ia menjadi petenis pertama negaranya yang mampu meraih gelar grand slam usai menaklukkan Serena Williams pada partai final US Open 2018.

Begitu pun dengan Andreescu. Petenis belia berusia 19 tahun itu menggemparkan negara asalnya bahkan dunia karena berhasil menjadi perempuan Kanada pertama yang merengkuh gelar grand slam di US Open pada Agustus 2019.

Dengan demikian, pertemuan pertama kedua petenis muda itu akan menjadi awal perjalanan menuju sebuah rivalitas yang panjang. Terlebih, hasil dari laga ini akan memberikan pengaruh yang signifikan pada peringkat dunia di antara keduanya.

Apabila Andreescu menang, ia diproyeksikan akan naik peringkat menuju posisi keempat. Sementara Osaka disebut-sebut akan melorot menuju peringkat keenam dunia. Namun kondisi itu bisa berubah apabila Osaka bisa menjuarai turnamen tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA