Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

9 Jenazah Warga Sulsel Korban Wamena Tiba di Makassar

Ahad 29 Sep 2019 17:22 WIB

Red: Nidia Zuraya

Warga memadati Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua, Jumat (27/9/2019).

Warga memadati Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua, Jumat (27/9/2019).

Foto: ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra
Sembilan jenazah itu merupakan warga dari berbagai daerah di Sulsel.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dr Bachtiar Baso mengatakan sebanyak sembilan jenazah warga Sulsel yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua, telah tiba di Makassar. Sembilan jenazah selanjutnya diberangkatkan ke daerah masing-masing.

Kadis Kesehatan Sulsel Bachtiar Baso di Makassar, Ahad mengatakan sembilan jenazah itu merupakan warga dari berbagai daerah di Sulsel, seperti Kabupaten Enrekang, Toraja, Makassar dan dari Kabupaten Luwu Timur.

"Kami sudah siapkan tim untuk itu (pemulangan jenazah).Kemarin saya langsung menjemput tiga jenazah dari Wamena di Bandara Hasanuddin," jelasnya.

Adapun nama dan asal sembilan jenazah warga Sulsel yang telah diterbangkan dari Papua yakni Rustam (33), Irma (25), Ilmi, (2) dan Erwin (17) asal Enrekang. Selanjutnya Muh Subhan, asal Makassar dan Risda (24) asal Karujaya Makassar.

Sementara tiga lainnya masing-masing Yohanis Karangan dan Yunus Todingbua (40) asal Toraja serta Rahul yang telah diberangkatkan ke Mangkutana Luwu Timur, Sulsel. "Jadi ada Rahul yang sebelumnya dikatakan warga Poso, itu dibawake Mangkutana Lutim dan sudah saya terima bersama dua jenazah lain, yakni Yunus dan Yuhanis," katanya.

Ia menyampaikan, untuk penanganan pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD dan Dinsos Sulsel. Selain itu, juga telah disiagakan tim di Posko Krisis Kesehatan Dinkes Sulsel berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Bandara Sultan Hasanuddin.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA