Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Kementerian BUMN Copot Dirut Perindo

Jumat 27 Sep 2019 07:46 WIB

Red: Budi Raharjo

Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Risyanto Suanda menaiki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Risyanto Suanda menaiki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
KPK menetapkan Dirut Perindo sebagai tersangka kasus suap kuota impor ikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian BUMN memastikan Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda diberhentikan dari jabatannya. Hal itu terkait penetapan tersangka Risyanto oleh KPK dalam kasus suap impor ikan.

"Waktu itu kan sudah janjian dengan KPK, setiap ada tersangka (dari BUMN), langsung kita berhentikan," kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, kemarin.

Fajar menuturkan, komitmen tersebut telah ditegaskan dalam kerja sama antara Kementerian BUMN dan KPK. "Kami harap KPK memang lebih intens mengawasi BUMN," kata dia. Fajar menambahkan, pengangkatan pelaksana tugas dirut Perum Perindo akan ditentukan komisaris atau dewan pengawas perusahaan.

KPK menetapkan Risyanto dan pengusaha importir ikan bernama Mujib Mustofa sebagai tersangka dalam kasus suap kuota impor ikan. Mereka ditangkap dalam OTT pada Selasa (24/9). KPK menduga Risyanto menerima 30 ribu dolar AS terkait pengurusan kuota impor ikan. n antara ed: ilham tirta

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA