Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Ginting Terhenti, Jonatan dan Shesar Melaju

Kamis 26 Sep 2019 15:21 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Anthony Ginting

Anthony Ginting

Foto: DOK PBSI
Ginting mengaku penampilannya tak bisa sempurna karena sakit kaki dan pinggang.

REPUBLIKA.CO.ID, INCHEON -- Penampilan kurang konsisten masih ditunjukan salah satu pemain tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. Akhir pekan lalu Ginting mampu menembus final BWF World Tour Super 1000, China Open 2019. Namun di Turnamen yang levelnya lebih rendah, BWF World Tour Super 500, Korea Open 2019. Ginting harus tumbang di babak kedua.

Dalam laga yang berlangsung Kamis (26/9), Anthony Sinisuka Ginting dipaksa mengakui keunggulan Jan O Jorgensen dari Denmark di babak dua Korea Open 2019. Ia kalah 21-17, 16-21, dan 13-21 dalam waktu 58 menit.

Ginting mengaku penampilannya kali ini tak bisa sempurna. Pergerakannya di lapangan sedikit terganggu karena sakit pada kaki dan pinggangnya.  Ginting sudah merasa sakit sejak babak semifinal China Open 2019 pekan lalu.

“Tipe permainan Jan sama dengan Antonsen yang banyak drive terus tarik ke belakang. Game pertama saya masih bisa mengatasi. Tapi pas game kedua, tadi saya agak terkendala juga sama masalah di kaki dan pinggang. Kaya agak ketarik. Sebenarnya sudah mulai terasa dari semifinal China Open kemarin. Tapi masih saya tahan-tahan terus. Untuk tadi di game kedua, pas harus ambil bola agak jauh makin kerasa sakitnya,” kata Ginting dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (26/9).

photo
Shesar Hiren Rhustavito

Selesai di Korea Open 2019, Ginting akan segera melakukan pemeriksaan dan recovery sebelum pertandingan berikutnya. Ia dijadwalkan akan kembali turun pada Denmark Open dan French Open 2019, bulan depan.

“Setelah main ini mau langsung dicek, karena sakitnya sudah beberapa hari nggak sembuh. Kalau jarem biasa, harusnya nggak selama ini. Semoga bisa cepat recovery lagi dan bisa pulih sebelum turnamen berikutnya,” kata Ginting.

Beda hasil mampu diraih oleh Shesar Hiren Rhustavito. Shesar dipastikan lolos ke perempat final setelah mengalahkan Lu Guang Zu dari China, 21-15, 21-13. Shesar menyusul Jonatan Christie yang sudah menang lebih dulu. Joatan melaju dengan mengalahkan Khosit Phetpradab dari Thailand dengan skor 21-8, 22-20.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA