Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Muslim Milenial Menjaga Kedamaian

Selasa 24 Sep 2019 21:10 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

ilustrasi Membaca

ilustrasi Membaca

Foto: Republika/Mardiah diah
Konferensi III Mahasiswa Muslim berkomitmen menebar kebaikan dan kebajikan.

REPUBLIKA.CO.ID, Sejumlah delegasi dari beberapa negara datang ke acara konferensi III Mahasiswa Muslim Pascasarjana Antar Bangsa di Gedung Rizq Falace, Makkah, Arab Saudi, 1-4 September 2019. Dalam konferensi itu disepakati program proyek literasi yang akan diimplementasikan dengan menerbitkan berbagai buku karya ilmiah pada 2020.

Mengangkat tema komitmen berbangsa dan bernegara yang rahmatan lil alamin, para mahasiswa pascasarjana kembali menegaskan mereka selalu hadir dalam masyarakat untuk menebarkan nilai kebaikan dan kebajikan. Mereka juga mewajibkan diri untuk melakukan kerja sosial dan kerja peradaban.

Ketua panitia, Imam Muhammad Munawir, MA menyampaikan konferensi III merupakan momentum menghadirkan arti penting perjumpaan ide dan program. "Kemudian dijembatani dan difasilitasi Forum Studi Islam Antar Bangsa (FORSIASA), selaku penyelenggara acara yang juga rumah besar bagi para mahasiswa pascasarjana," kata dia.

Ketua Presidium FORSIASA, Dr. Herika Muhammad Taki, P.hD dalam sambutannya mengatakan, ikhtiar menggaungkan solidaritas antarmahasiswa yang sedang studi dari banyak negara, harus tetap akomodir dan ditingkatkan. Selain itu juga untuk menumbuhkan spirit berkarya dan berprestasi secara sendiri maupun bersama-sama. "Untuk itulah kami adakan proyek literasi menjadi agenda utama kita tahun 2020," kata dia.

Kepala Daker Makkah KH. Subhan Cholid dilaporkan hadir dalam konferensi tersebut. Jebolan Universitas Al Azhar Mesir saat ini juga menjabat sebagai kepala pelayan dan pelindung jamaah haji Indonesia di Makkah Al Mukarramah.

Panitia juga mengundang tokoh intelektual muda islam, KH. Syauqi Ma’ruf Amin via teleconference, yang juga Rois Am Forum Santri Nasional (FSN) dan Ketua Dewan Penasehat Komunitas Maritim Indonesia (KOMMARI). Kiai Syauqi menyampaikan orasi ilmiah tentang implementasi komitmen berbangsa dan bernegara yang rahmatan lil alamin.

“Marilah kita mandatkan kepada seluruh pemimpin Muslim di dunia untuk menunjukkan bahwa masyarakat Muslim, khususnya generasi milenial Muslim mampu mewujudkan dan menjaga kedamian dan keamanan," kata Putra Wakil Presiden RI 2019-2024, KH. Ma’ruf Amin.

Karena hal itu, mnenurut Kiai Syauqi, adalah pondasi dari jalannya pembangunan umat, masyarakat, dan bangsa hingga dunia. "Yang dimulai dari komitmen menjaga bangsa dan negaranya, yang dipetik dari nilai-nilai keislaman yang membawa kedamaian dan perbaikan dalam segala aspek kehidupan manusia."

Tiga peserta peserta dari delegasi mahasiswa Sudan, Faizal Ridhwan Syawie, B.A., (MA), Muhammad Ruhiyat Haririe, Lc dan Khafidul Umam, Lc., (MA) mengapresiasi orasi ilmiah Kiai Syauqi. Mereka berharap para pemimpin Islam dunia mendengar seruan tersebut. Harapan serupa datang dari tiga delegasi mahasiswa asal Libya, yakni Abdul Muqit, Lc., (MA), Riyadi Syukri Harus, Lc., (MA), dan Alvan Satria Harun, Lc., (MA). Mereka berharap pentingnya menjaga perdamian dan menebarkan kasih sayang.

Sementara Ainun Mardiyah, Lc., Dpl, delegasi mahasiswi Mesir bersama Mohammad Al Chudlori, Lc., (MA) dan Ahmad Bukhari Siregar, Lc., (MA) berharap proyek literasi yang menjadi agenda utama konferensi III dapat dijalankan dengan baik dan dimanfaatkan oleh mahasiswa pascasarjana. "Agar untuk melahirkan banyak karya tulis," kata Mohammad.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA