Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Di Tengah Boikot AS, Huawei Capai Ini

Ahad 22 Sep 2019 19:33 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Bisnis Enggak Kendor di Tengah Boikot AS, Huawei Capai Ini. (FOTO: REUTERS/Michael Dalder)

Bisnis Enggak Kendor di Tengah Boikot AS, Huawei Capai Ini. (FOTO: REUTERS/Michael Dalder)

Huawei memiliki capaian lumayan dalam penjualan produk barunya.

Warta Ekonomi.co.id, Bogor

Perangkat flagship teranyar Huawei di pasar internasional masih laris manis, walaupun perusahaan sedang berada di bawah tekanan Pemerintah Amerika Serikat (AS). Bahkan, pengiriman Huawei Seri  Mate P30 melampaui perangkat sebelumnya, Mate 20.

Selama pengenalan Seri Mate 30, CEO Richard Yu, mengungkap, ponsel flagship Mate 20 yang dirilis tahun lalu berhasil dikirimkan lebih dari 16 juta perangkat. Itu adalah peningkatan besar dalam pengiriman "10 juta +" generasi 10 Mate.

Baca Juga: Apple Keok dari Huawei di Pasar China, Bisakah iPhone 11 Jadi Penyelamat?

Capaian Huawei P30 bahkan lebih baik lagi. Pabrikan mengklaim telah mengirimkan lebih dari 17 juta perangkat ke seluruh penjuru dunia. Ini adalah capaian menarik karena seri Huawei P30 baru berusia setengah tahun.

Sebagai perbandingan, pengiriman P20 dan P20 Pro mencapai 10 juta lebih pengiriman dalam lima bulan pertama. Seri P30 membutuhkan 62 hari lebih sedikit untuk mencapai 10 juta pengiriman.

Perang dagang antara China dan AS memang membuat Huawei terkesan menjadi "tumbal". Namun di tengah tekanan AS, konsumen di China menunjukkan nasionalismenya dengan mengalihkan pergantian handphone-nya dari iPhone ke Huawei. Tak heran jumlah penjualan Apple terus tergerus dan Huawei pun semakin berjaya di sana.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA