Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Polda Aceh Sita Senjata dan Peluru Milik KKB Abu Razak

Ahad 22 Sep 2019 12:39 WIB

Red: Ratna Puspita

polisi

polisi

Foto: istimewa
Sebelumnya, lima anggota KKB pimpinan Abu Razak terlibat kontak tembak dengan polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Polda Aceh menyita sepucuk senjati api AK beserta ratusan peluru dan magasin dalam penggeledahan sebuah rumah di Kabupaten Bireuen. Rumah itu diduga milik anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Abu Razak.

Baca Juga

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan, senjata api dan ratusan amunisi AK tersebut disita dari rumah orang tua angkat anggota KKB yang tewas dalam baku tembak dengan polisi beberapa waktu lalu. "Ada 300-an amunisi AK beserta beserta senjata dan magasinnya yang disita dari penggeledahan rumah orang tua angkat anggota KKB berinisial H," kata dia di Banda Aceh, Ahad (22/9).

Perwira menengah Polri itu tidak menyebutkan lokasi rumah yang digeledah tersebut. Hanya, Kombes Ery Apriyono menyebutkan penggeledahan berlangsung pada Sabtu (21/9) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penggeledahan rumah diduga milik orang tua angkat anggota KKB berinisial H melibatkan personel Polda Aceh dan Polres Bireuen. Sebelum menggeledah, tim gabungan terlebih dahulu menyisir sekitar rumah tersebut

"Kini barang bukti ratusan amunisi senjata api laras panjang tersebut diamankan untuk pengembangan dan proses hukum lebih lanjut," kata Ery.

Sebelumnya, lima anggota KKB pimpinan Abu Razak terlibat kontak tembak dengan polisi di Keude Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kamis (19/9) sekitar pukul 18.00. Dalam kontak tembak tersebut, empat anggota KKB tewas ditembak termasuk pimpinan kelompok, Abu Razak.

Anggota kelompok lainnya yang tewas yakni Zulfikar, Hamni, dan Wan Neraka. Sedangkan anggota lainnya, Wan Ompong, ditangkap setelah baku tembak terjadi.

Sebelum kontak tembak terjadi, Satgas KKB Polda Aceh membuntuti kelompok Abu Razak turun dari Bukit Cerana, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, menggunakan minibus Toyota Avanza BL 1342 R menuju arah Banda Aceh.

Satgas KKB mengejar mereka hingga Keude Trienggadeng, Pidie Jaya, hingga terjadi kontak tembak. Dari kelompok tersebut diamankan barang bukti senjata api laras panjang jenis AK56 lipat, senjata api laras pendek revolver, serta amunisi AK dan revolver kurang lebih 100 butir.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA