Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Hero Supermarket Fokus Penjualan pada Makanan Organik

Jumat 20 Sep 2019 09:33 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Gita Amanda

Toko Hero Supermarket

Toko Hero Supermarket

Foto: Republika/Prayogi
Saat ini tren telah beralih dan masyarakat gemar mengkonsumsi makan minuman organik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan ritel PT Hero Supermarket Tbk memfokuskan penjualan bisnis pada makanan dan minuman organik. Hal ini dilakukan perusahaan lantaran masyarakat kini mulai sadar kesehatan bagi tubuhnya.

Direktur Hero Supermarket Hadrianus Wahyu mengatakan saat ini tren telah beralih. “Trennya sekarang masyarakat suka makanan dan minuman sehat atau organik, kami fokus kesana,” ujarnya kepada Republika.co.id di Jakarta, Jumat (20/9).

Menurutnya perusahaan telah menyediakan ratusan produk impor dengan varian beragam, mulai dari produk kesehatan, kecantikan, makanan dan minuman ringan, hingga produk kebutuhan rumah tangga. "Hero Supermarket akan terus melakukan berbagai peningkatan. Kami berkomitmen memberikan produk dan pelayanan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Sementara Direktur Operasional Hero Supermarket Roy Soeradji menambahkan perusahaan memiliki produk impor dengan kualitas segar seperti daging, seafood, hingga sayuran organik dan buah-buahan pilihan terbaik. Hero Supermarket yang mengusung tagline Fresh Food People menyediakan aneka buah dan sayur yang selaras dengan tren healthy lifestyle saat ini.

“Pada dasarnya konsep gerai pasar swalayan Hero masih sama, tapi sebagai langkah awal untuk gerai baru kami di Apartemen Casa Domaine akan kami hadirkan lebih banyak produk impor, lebih banyak produk makanan dan minuman olahan impor. Selain itu ada pula produk in-house yang diproduksi di tempat, yakni roti atau bakery O-Fournil,” jelasnya.

Ke depan, Hero masih akan membuka gerai-gerai baru di Indonesia. Saat ini perusahaan itu telah memiliki gerai sebanyak 33 toko di seluruh Indonesia.

"Sekarang ada 33, di Jakarta 16. Seluruhnya tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja, Makassar, Lombok, Papua pun kita ada," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA