Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Deutsche Bank Berencana Tambah Aset Bank Bermasalah

Jumat 20 Sep 2019 06:00 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya

Deutsche Bank

Deutsche Bank

Foto: Reuters/Ralph Orlowski
Deutsche Bank membutuhkan lebih banyak modal untuk menutupi kemungkinan kerugian.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Sejumlah pimpinan tertinggi Deutsche Bank tengah membahas kemungkinan penambahan aset senilai miliaran euro ke bank bermasalah. Rencana tersebut bakal direalisasikan jika kondisi keuangan Deutsche Bank hingga akhir tahun dalam kondisi baik.

Seperti dilansir dari Reuters, Rabu (19/9), salah satu juru bicara Deutsche Bank yang enggan disebukan namanya mengatakan, Deutsche Bank secara resmi belum memiliki rencana menambah aset ke bank bermasalah.

Rencana tersebut, baru merupakan salah satu opsi yang muncul saat rapat pimpinan tertinggi perusahaan. Sebab, pimpinan bank menilai bank harus segera memutar anggaran dengan pengawasan yang ketat. Menambah aset ke bank-bank yang bermasalah menjadi salah satu opsi.

Sumber tersebut mengatakan, Deutsche Bank membutuhkan lebih banyak modal untuk dapat menutupi kemungkinan kerugian. Selama sembilan tahun terakhir, perusahaan telah mengumpulkan modal sebesar 29,3 miliar euro atau 32,3 miliar dolar AS. Namun di tengah situasi saat ini, ruang untuk meminta dana lebih banyak dari investor cukup sempit.

CEO Deutsche Bank, Christian Sewing, mengatakan, pihaknya bakal membentuk kembali Deutsche Bank menjadi kuat setelah bertahun-tahun investasi perbankan secara global tidak kondusif.

Pada Juli lalu, Sewing menyuntik modal ke perbankan bermasalah yang disebut dengan istilah capital release unit (CRU). Nilai modal yang disuntuk sebesar 74 miliar euro yang merupakan aset tertimbang menurut risiko yang telah diidentifikasikan.

Sementara itu, Analis Ekonomi dari Viola Risk Advisors, David Hendler, mengatakan, rencana tersebut kurang memberikan dampak yang baik bagi Deutsche Bank. Pihaknya khawatir, mengenai eksposur terhadap aset level 3 milik Deutsche Bank yang paling tidak likuid dan sulit dinilai.

Ia menambahkan, Deutsche Bank saat ini memiliki 18 miliar euro, namun berada di pada aset-aset yang sulit untuk dinilai. Menurut dia, akan memakan waktu bertahun-tahun untuk menghitung aset-aset Deutsche Bank yang tertanam pada aset-aset bermasalah.


Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA