Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Bos Afiliasi Gojek Baru 5 Bulan Sudah Resign, Mengapa?

Jumat 20 Sep 2019 13:52 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Baru 5 Bulan Sudah Resign, Bos Go-Viet Kenapa?. (FOTO: Kr-Asia)

Baru 5 Bulan Sudah Resign, Bos Go-Viet Kenapa?. (FOTO: Kr-Asia)

Baru 5 bulan memegang kemudi pimpinan Go-Viet, Christy Trang Le memutuskan hengkang

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta

Baru lima bulan memegang kemudi pimpinan Go-Viet, Christy Trang Le memutuskan untuk hengkang dari perusahaan. Akibatnya, kursi Kepala Eksekutif perusahaan afiliasi Gojek di Vietnam itu kembali kosong.

Hal ini terjadi untuk kedua kalinya, setelah dua direktur utama sebelum Christy juga mundur dari posisi, bahkan menuntut uang kompensasi kepada Gojek.

"Setelah lima bulan di perusahaan, Christy telah memutuskan mengambil jalan yang berbeda. Kami selalu berupaya mencari cara untuk maju bersama-sama, tapi tidak dapat dilakukan lagi (kali ini)," jelas Go-Viet dalam keterangan resminya, dikutip dari Kr-Asia, Kamis (19/9/2019).

Baca Juga: Keluar dari Facebook Vietnam, Sosok Perempuan Ini Ditunjuk Jadi Bos Go-Viet!

Namun, Go-Viet belum menyebutkan perihal sosok pengganti perempuan yang mengambil alih kepemimpinan sejak April lalu.

Sebelum jadi bos Go-Viet, Christy adalah bos Facebook Vietnam. Namanya sudah dikenal di komunitas teknologi dan pengusaha Negeri Mawar Vietnam.

Bersama suaminya, ia pernah mendirikan startup kesehatan teknologi, Misfit Wearables yang kini sudah dibeli oleh perusahaan konglomerasi Fossil Group seharga US$260 juta.

Baca Juga: Ratusan Pengemudi Go-Viet Protes Skema Poin Baru

Sebelumnya, pada awal September lalu, Christy menyampaikan ambisinya untuk memperkenalkan platform Go-Viet ke seluruh konsumen Vietnam. Keputusan mundurnya ini bagaikan paradoks dengan pernyataannya tersebut.

Meski mengklaim sudah mencatatkan lebih dari 100 juta perjalanan selama satu tahun, Go-Viet sepertinya masih harus berjuang dengan masalah kepemimpinan internal, sekaligus menghadapi persaingan ketat dengan Grab dan pemain lokal lain.

Sejauh ini, Go-Viet belum berhasil meluncurkan layanan Go-Pay dan Go-Car di Vietnam.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA