Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

'Parjo' Hadir Tiga Hari di I See Fest 2019

Kamis 19 Sep 2019 12:00 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Nora Azizah

Motor Modifikasi / Ilustrasi

Motor Modifikasi / Ilustrasi

Foto: Mahmud Muhyidin
Pengunjung bisa belanja sparepart sekaligus menyimak ide modifikasi motor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- I See Fest 2019 akan segera digelar selama 10 hari mulai dari 27 September mendatang. Bagi para pencinta otomotif, I See Fest 2019 akan menghadirkan Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) sebagai 'surga' belanja kebutuhan mobil dan motor.

Baca Juga

“Khusus Parjo Movement, pengunjung hanya dapat menikmatinya selama tiga hari yakni pada 27 hingga 29 September," kata Komisaris Amara Group, Ernest Remboen dalam konferensi pers I See Fest 2019 di Jakarta pada Rabu (18/9).

Lewat area Parjo ini, masyarakat dapat menikmati sekaligus bertransaksi segala hal yang berkaitan dengan mobil, motor dan spare part original dan modifikasi. Ia pun yakin, Parjo Movement dapat jadi magnet bagi pecinta otomotif serta para anggota komunitas otomotif di sekitar Jakarta.

“Parjo dikenal selalu menyajikan keunikan terutama dari sisi modifikasi. Lewat event ini, pengunjung sekaligus dapat bertransaksi atau sekedar menikmati pameran untuk dapat memperoleh ide atau inspirasi dalam melakukan modifikasi,” ujarnya.

Founder Parjo, Gusno mengatakan, meski hanya berkontribusi selama tiga hari, dirinya tetap optimistis bahwa Parjo Movement tetap akan menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta otomotif. Apalagi, lanjutnya, nanti juga akan ada Distinguished Gentlemans Ride (DGR) yang akan mendatangkan sekitar 2.000 pecinta motor untuk meramaikan event ini.

“Jadi event ini bisa jadi ajang berkumpulmya komunitas sambil melihat pameran, kontes dan transaksi jual beli kendaraan maupun spare parts,” kata Gusno. Total, akan ada sekitar 100 unit mobil dan 150 motor yang akan dihadirkan dalam ajang ini.

Menurutnya, mayoritas kendaraan yang dipamerkan adalah kendaraan klasik dengan tahun pembuatan sekitar tahun 80-an dan 90-an. Selain jadi ajang pamer dan transaksi, Parjo Movement pun menghadirkan talkshow untuk berbagi pengetahuan dan tips dalam mendalami ilmu modifikasi baik dari aspek aksesoris, interior, eksterior dan dapur pacu.

I See Fest 2019 sendiri digelar sepenuhnya di area outdoor GBK seperti Plasa Sudirman, Plaza Timur, Parkir Timur, Plaza Tenggara, Parkir Selatan dan Ring Road. Kegiatan ini dikemas dengan konsep hybrid festival sehingga pengunjung dapat menikmati beragam fitur dalam satu festival. Beberapa fitur yang dihadirkan diantaranya adalah produk kreatif, kuliner, kegiatan outdoor dan pameran budaya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA