Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Unisba Buka Prodi Perbankan Syariah

Rabu 18 Sep 2019 21:52 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi Ekonomi Syariah

Ilustrasi Ekonomi Syariah

Foto: Foto : MgRol112
Perbankan Syariah merupakan prodi yang berada dibawah naungan Fakultas Syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Universitas Islam Bandung (Unisba) membuka program studi (prodi) Perbankan Syariah setelah memperoleh izin Menteri Agama Republik Indonesia No 679/2019. Perbankan Syariah merupakan prodi yang berada dibawah naungan Fakultas Syariah Unisba. 

Menurut Rektor Unisba, Edi Setiadi, bagi Fakultas Syariah Unisba, perbankan syariah bukan keilmuan baru. Pada 2002 ketika mengajukan prodi muamalah dengan konsentrasi perbankan syariah, Kemenag RI masih membebaskan Prodi ini menggunakan muamalah sebagai ‘rumah’.

Namun, kata dia, pada 2016 ketika akan melaksanakan akreditasi ke empat, nomenklatur perbankan syariah diubah oleh BAN-PT menjadi muamalat/ hukum ekonomi syariah.

"Melihat animo masyarakat yang tinggi pada prodi perbankan syariah, Fakultas Syariah Unisba mengajukan kembali izin pendirian pada 2018 dan pada bulan Agustus 2019 SK dan izinnya keluar," ujar Edi kepada wartawan usai acara Pemberian Beasiswa dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Unisba dengan Bank Indonesia, Rabu (18/9).

Edi mengatakan, pendaftaran Prodi ini sudah dibuka dan perkuliahan mahasiswa baru prodi perbankan syariah dimulai diawal bulan Oktober 2019. Gelar yang diberikan kepada lulusan prodi ini adalah Sarjana Ekonomi (SE). Lapangan pekerjaan didunia perbankan syariah pun, sangat besar karena sumber daya manusianya yang belum banyak.

Selain itu, kata dia, lulusan perbankan syariah tidak hanya menjadi praktisi, perbankan, konsultan, auditor dan akuntan syariah saja karena mata kuliah yang diberikan, dikaitakan dengan ilmu kesyariatan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA