Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Kemendikbud: Guru Harus Terbuka dengan Teknologi

Rabu 18 Sep 2019 20:16 WIB

Red: Ratna Puspita

Anak dan internet

Anak dan internet

Foto: EPA
'Dalam konteks teknologi digital, guru one step behind the students.'

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Staf Khusus Menteri Bidang Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Suparto menyarankan agar guru bisa membuka diri dengan perkembangan teknologi. Dengan demikian, Indonesia tidak tertinggal dari siswa dalam penguasaan teknologi.

Baca Juga

"Dalam konteks teknologi digital, guru-guru kita itu one step behind the students. Guru-guru kita malah tertinggal dari siswa," katanya dalam konferensi pers usai acara International Conference: Embedding Artificial Intelligence (AI) in Education Policy and Practice for Southeast Asia yang digelar di Jakarta, Rabu (18/9).

Dalam penguasaan teknologi, guru, kata dia, termasuk golongan digital migrant, orang yang baru belajar dalam teknologi digital. Sementara siswa mereka menjadi digital native, generasi yang seolah dengan sendirinya bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Anak yang belum bisa membaca pun bisa mengoperasikan handphone. Anak-anak balita saat ini sudah bisa main HP, bahkan bisa download sendiri," katanya.

Karena itu, menurut dia, guru harus bisa memperpendek kesenjangan dalam penguasaan teknologi. "Caranya? Mau tidak mau guru perlu sedapat mungkin masuk ke dunia anak. Jangan paksa anak-anak untuk masuk ke dunia guru," jelasnya.

Guru, kata dia, perlu memiliki visi yang jauh lebih maju dibandingkan siswa mereka sehingga dalam penguasaan teknologi. "Jadi mereka perlu terbuka dengan teknologi. Bukan takut dengan teknologi. Apalagi menghindari teknologi," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA