Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

OJK Sosialisasikan Perlindungan Konsumen Perusahaan Digital

Rabu 18 Sep 2019 17:34 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Gita Amanda

Fintech

Fintech

Foto: Republika
OJK berupaya mendorong pertumbuhan industri fintech dan inovasi keuangan digital.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya mendorong pertumbuhan industri financial technology (fintech) dan inovasi keuangan digital melalui pengawasan dan pembinaan. Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Triyono Gani mengatakan otoritas juga telah mengeluarkan beberapa peraturan terkait fintech terutama perlindungan konsumen tanpa menghalangi inovasi.

Baca Juga

Per Agustus 2019 OJK mencatat ada 48 perusahaan fintech yang masuk ke dalam 15 kluster inovasi keuangan digital. Serta sudah terdaftar dan beriizinnya 127 perusahaan fintech peer to peer lending.

"OJK memastikan produk dan layanan keuangan berbasis teknologi yang ditawarkan tidak melanggar peraturan dan selalu mengedepankan perlindungan konsumen,” ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (18/9).

Demi meningkatkan pembinaan terhadap fintech, Bank Indonesia dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) akan menyelenggarakan Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 pada 23 dan 24 September 2019 di Jakarta Convention Centre (JCC) bertema Innovation for Inclusion. Pelaksanaan juga didukung Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI).

Penyelenggaran Indonesia Fintech Summit & Expo 2019  merupakan upaya regulator dari OJK dan Bank Indonesia, agar semakin berperan dalam peningkatan inklusi keuangan masyarakat. “Kegiatan ini mampu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat luas terkait perkembangan industri fintech, khususnya di sektor sistem pembayaran digital dengan berbagai variasi produk dan layanannya,” jelasnya.

Sementara Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Pungky Purnomo menambahkan pihaknya mensosialisasikan QR Code Indonesia Standard (QRIS) yang sudah diluncurkan secara resmi pada Agustus lalu.

Penyelenggaraan Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 akan menjadi pameran terbesar di Indonesia pada tahun ini, dengan menghadirkan sekitar 100 perusahaan fintech. "Dalam beberapa tahun terakhir sudah menyajikan berbagai inovasi produk dan layanan jasa keuangan berbasis teknologi kepada masyarakat luas di Indonesia, khususnya untuk segmen unbanked dan undeserved yang selama ini belum terjangkau oleh sektor keuangan konvensional," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA