Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Menhub Pastikan Nama Terminal Bandara Soekarno-Hatta Tetap

Selasa 17 Sep 2019 00:35 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nashih Nashrullah

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).

Foto: Republika/Mimi Kartika
Kerjasama dengan Traveloka dan Pegpegi tak mengubah nama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, meminta PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) mengoreksi soal peletakan nama Traveloka dan Pegipegi dalam kerja samanya dengan agen perjalanan daring tersebut. 

Sebelumnya muncul pemberitaan terdapat pengubahan nama terminal Bandara Soekarno-Hatta. "Dari kontraknya tidak ada naming ride. Oleh karenanya kita minta semua dikoreksi," kata Budi di Gedung DPR, Senin (16/9). 

Dia menjelaskan AP II sudah melakukan koresi tersebut mengenai kerja sama dengan Traveloka dan Pegipegi. Budi memastikan AP II sudah menghilangkan pemasangan kedua nama agen perjalanan daring tersebut di terminal Bandara Soekarno-Hatta.  

Baca Juga

"Selanjutnya kami meminta perbaikan atas kontrak apabila terdapat suatu persepsi yang tidak sesuai. Hari ini  diselesaikan," tutur Budi.   

Sementara itu, AP II juga menegaskan tidak ada pergantian atau penambahan nama pada Bandara Internasional Soekarno-Hatta mau pun Terminal 1, Terminal 2,  dan Terminal 3 di bandara tersebut. 

Sementara itu, Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Agus Haryadi, mengatakan kerja sama co-branding dengan Pegipegi di Terminal 1 dan Traveloka di Terminal 2 hanya sebatas pemanfaatan ruang komersial di terminal. 

“Kami tegaskan bahwa tidak ada pergantian dan penambahan nama. Nama bandara tetap Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan nama terminal tetap Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3. Seluruh kegiatan operasional juga dilakukan  Angkasa Pura II,” jelas Agus.  

Agus mengatakan terkait kerja sama komersial melalui skema co-branding dengan dua perusahaan, saat ini masih dalam pembahasan lebih detail antara AP II. Begitu juga dengan pihak terkait untuk dilakukan di dalam Terminal 1 dan Terminal 2.  

Agus menegaskan tidak ada pergantian atau penambahan nama di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. "Begitu juga tidak ada penggantian terminal yang ada di bandara tersebut untuk sekarang dan kedepannya," tutur Agus.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA