Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Fuad Amin Meninggal, Ini Penyebabnya Kata Dokter

Senin 16 Sep 2019 19:39 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Teguh Firmansyah

Mantan bupati Bangkalan Fuad Amin Imron.

Mantan bupati Bangkalan Fuad Amin Imron.

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Dokter menyebut Fuad Amin sempat dirawat tiga hari di RSUD dr. Soetomo.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Direktur Penunjang Medik pada RSUD dr. Soetomo, dr Hendryan D Subagio mengungkaplan, meninggalnya mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron adalah karena penyakit komplikasi.

Baca Juga

Namun demikian, Hendryan enggan manjabatkan secara rinci penyakit apa saja. Dia bahkan enggan mengungkapkan riwayat penyakit yang diderita almarhum Fuad Amin.

"Ya ada komplikasi kemudian yang bersangkutan dirawat. Tapi, kami tidak menyebut riwayatnya apa," kata Hendryan di Surabaya, Senin (16/9).

Hendryan mengungkapkan, Fuad Amin dirawat di RSUD dr. Soetomo Surabaya sekitar tiga hari. Dia mengungkapkan, sebelum dirawat di RSUD dr. Soetomo, yang bersangkutan juga sempat dirawat di rumah sakit di Sidoarjo.

Namun karena alat di sana kurang memadai, sehingga dirujuk ke RSUD dr. Soetomo. "Kita rawat kurang lebih hampir tiga hari, mulai 14 September 2019. Sebelumnya dirawat di rumah sakit di Sidoarjo. Kita sudah mengupayakan perawatan terbaik," ujar Hendryan.

Fuad Amin adalah Bupati Bangkalan dengan masa jabatan 2003 sampai dengan 2012. Dia juga pernah menjabat Ketua DPRD Bangkalan pada periode 2014-2019.

Namun, kegiatan politiknya terhenti setelah terjerat perkara suap jual beli gas alam di akhir 2014. Singkat cerita, dia terbukti bersalah. Sempat dihukum di Lapas Sukamiskin, Fuad Amin kemudian dipindah ke Lapas Porong, Sidoarjo.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA