Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

FIBA World Cup, Prancis Raih Medali Perunggu

Ahad 15 Sep 2019 21:08 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Bayu Hermawan

Piala Dunia FIBA 2019

Piala Dunia FIBA 2019

Foto: FIBA
Prancis meraih medali perunggu di ajang FIBA World Cup 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Prancis meraih medali perunggu di ajang FIBA World Cup 2019. Timnas Prancis mengalahkan Australia dengan skor 67-59 dalam pertandingan yang digelar di Wukesong Arena, Beijing, China, Ahad (15/9).

Prancis melakukan start yang lambat dalam pertandingan ulang babak kedua dengan Australia ini tetapi kali ini Les Bleus melakukan reli yang sukses pada akhir kuartal ketiga untuk membalikan keadaan, dengan mengejar defisit hingga 17 poin. Dan mengulangi keberhasilan di piala dunia FIBA di Spanyol  tahun 2014.

Australia memimpin di dua kuarter awal. Kuarter satu unggul 16-11, saat masuk ruang ganti masih menimbulkan 30-21. Namun dua kuarter akhir giliran Prancis yang mengambil alih permainan, kuarter tiga menambah 21 angka dan kemasukan 16 angka membuat akhir kuarter tiga menipiskan jarak 42-46. Kuarter empat Prancis menggila dengan 25 angka dan hanya kemasukan 13 angka membuat mereka menang 67-59.

De Colo memimpin Prancis dengan 19 poin, sementara Evan Fournier menambahkan 16 poin. Joe Ingles mendulang angka terbanyak bagi Australia dengan 17 poin, Patty Mills menambah 15 poin.

Australia menempati posisi empat besar di Piala Dunia untuk pertama kalinya, tetapi karena ini adalah kali kedua mereka kalah di game tempat ketiga setelah juga gagal di Rio 2016.

"Selamat untuk Prancis. Sulit, Kami baru saja memasuki ruang ganti, dan Anda bisa mendengar pin drop. Kepada semua orang di Australia yang mendukung kami, itu semua berarti dunia bagi kami. Kami memberikan semua yang kami miliki. Kalah dalam dua pertandingan terakhir tidak pernah seperti yang Anda inginkan, tetapi kami berjuang sampai akhir dengan bangga dan penuh semangat. Saya tidak bisa lebih bangga dengan tim yang kami miliki dan orang-orang di samping kami setiap hari," kata guard Australia Mitch Creek, dilansir dari fiba.basketball.com, Ahad (15/9).

"Ada begitu banyak orang yang terlibat dalam bola basket di Australia yang mengharapkan medali dan Anda ingin menang untuk mereka, tetapi sayangnya, kami tidak dapat menyelesaikannya," ujar Pelatih Kepala Australia, Andrej Lemanis

"Yang pasti hari ini adalah comeback yang hebat, tetapi kami pantas berada di tempat kami berada sekarang. Australia memainkan permainan yang sangat bagus, tetapi kami tidak pernah menyerah dan kami tetap bersama. Ini membuat perbedaan, dan ini benar-benar bagus untuk kami." Kata guard Prancis, Nando De Colo

"Itu adalah sesuatu yang sangat istimewa dan penting karena kami melakukannya setelah babak pertama dan kedua yang sulit. Banyak tim lain bisa menyerah, tetapi kami tetap fokus dan tidak pernah menyerah. Tiba-tiba ketika itu terlihat dilakukan untuk kami, kami mulai bermain banyak lebih baik pada serangan dan pertahanan. Di babak pertama, kami mengatakan bahwa kami harus menemukan eksekusi pada pelanggaran. Kami mulai menggerakkan bola dengan lebih baik di babak kedua dan itulah mengapa kami memenangkan pertandingan ini. " demikian Pelatih kepala Prancis Vincent Collet.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA