Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Dana Desa Botohili Digunakan untuk Wahana Bermain Anak

Ahad 15 Sep 2019 12:35 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Kepala Desa Botohili, Pilipis Jagote

Kepala Desa Botohili, Pilipis Jagote

Foto: kemendes
Dana desa bisa digunakan untuk membuat ruang publik anak.

REPUBLIKA.CO.ID, NIAS SELATAN – Pemanfaatan dana desa untuk mendukung pengembangan pariwisata terus didorong pemerintah pusat dan daerah. Di Desa Botohili Sorake, Kecamatan Lagundri, Kabupaten Nias Selatan yang dana desanya digunakan untuk wahana bermain anak di sekitar Pantai Sorake.

Baca Juga

Keberadaan wahana bermain ini diharapkan mampu mendongkrak pengunjung ke Pantai Sorake. Kepala Desa Botohili, Pilipis Jagote mengisahkan awalnya karena hasil musyawarah desa pada September 2017 masyarakat mengharapkan Pantai Sorake lebih banyak lagi pengunjungnya.

Masyarakat melihat ruang publik di area pantai belum ada. Diputuskanlah penyediaan ruang publik itu berupa wahana bermain anak dekat pantai, dengan menggunakan anggaran dana desa.

”Dana desa diarahkan untuk mendukung pariwisata salah satunya menyediakan ruang publik di pinggir pantai, kita saat ini sedang persiapan pembangunan wahana permainan anak-anak dari anggaran dana desa 2019, dengan adanya wahana bermain ini diharapkan pengunjung ke Pantai Sorake meningkat, sehingga perputaran ekonomi bisa berlangsung,” ujar dia, saat meninjau pembangunan wahana bermain anak di Desa Botohili Sorake, Kecamatan Lagundri, Nias Selatan di sela acara Sail Nias pada Sabtu (14/9).

Dirinya mengisahkan sebelum gempa, air laut sampai bibir pantai, setelah gempa berdampak air laut sudah tidak sampai bibir pantai dan menimbulkan bau tidak sedap serta menimbulķan adanya sarang nyamuk. Selain itu juga menimbulkan karang berlumut karena air laut jarang.

"Dengan hadirnya pembangunan di pantai, mulai ada perubahan, pengunjung sudah bervariasi. Setelah ada pembangunan jadi ada saung-saung toko untuk jualan," terangnya.

Wahana tersebut nantinya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sorake, selain itu ada unit usaha lain yang sifatnya mendukung perekonomian perkembangan masyarakat. BUMDes Sorake sudah berjalan satu tahun.
Pada tahun 2018, penyertaan modal BUMDes sebesar Rp 45 juta diperuntukkan untuk mempersiapkan desain besar rencana usaha yang dikelola BUMDes.

"Nanti untuk wahana bermain, BUMDes bisa melengkapi dengan beli mobil-mobilan anak untuk bermain, yang penting BUMDes-nya bisa bergerak dulu. Jadi mereka bisa bawa anak-anak mereka," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA