Senin, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Senin, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Kemendikbud Kembali Gelar Karya Film Pelajar

Rabu 11 Sep 2019 12:40 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Maman Wijaya. (Republika/ Agung Supriyanto)

Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Maman Wijaya. (Republika/ Agung Supriyanto)

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Gelar Karya Film Pelajar tahun ini mengangkat tema Semangat Kebhinekaan Milenial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pusbangfilm Kemendikbud) kembali menyelenggarakan Gelar Karya Film Pelajar (GKFP). Ajang pencarian bakat film itu telah berlangsung ketiga kalinya.

GKFP 2019 mengangkat tema "Semangat Kebhinekaan Generasi Milenial". Kompetisi terbuka bagi sineas muda tingkat SMA, SMK, atau sederajat untuk mengirimkan karya film pendek berdurasi maksimal 10 menit.

"GKFP 2019 mengajak generasi milenial khususnya pelajar untuk ikut menunjukkan rasa cinta tanah air dan menjunjung tinggi keberagaman melalui kegiatan pembuatan film," kata Kepala Pusbangfilm Kemendikbud Maman Wijaya lewat pernyataan resminya.

Terdapat dua kategori film yang dilombakan dalam GKFP 2019, yaitu film pendek fiksi dan film pendek dokumenter. GKFP mendapuk aktor kawakan Reza Rahadian yang tahun lalu menjadi tim juri, untuk menjadi direktur festival.

"Melalui GKFP, saya berharap talenta-talenta baru di industri film akan bermunculan sehingga terjadi keberlangsungan di industri film Indonesia. Selain itu, ini merupakan salah satu kontribusi saya di industri film Indonesia," ungkap Reza.

Semua film yang masuk melewati tahap seleksi administrasi oleh tim Pusbang Film. Selanjutnya, tim ahli GKFP yakni Pritagita Arianegara, Gita Fara, Titien Watimena, Gritte Agatha, dan Wicaksono Wisnu Legowo memilih 30 besar di tiap kategori.

Setelah itu, dewan juri yang terdiri dari Garin Nugroho, Sheila Timothy, dan Yudi Datau melanjutkan proses seleksi hingga tertinggal masing-masing 20 film. Mereka juga menentukan lima nominasi di tiap kategori tersebut.

Untuk menjaring banyak peserta milenial, Pusbangfilm melibatkan aktor Angga Aldi Yunanda (//Dua Garis Biru//) sebagai Ikon GKFP 2019. "Ini adalah jalan pembuka bagi generasi saya untuk bisa terjun ke industri film dan membawa ide-ide baru bagi perfilman Indonesia," kata Angga.

Pelajar yang tertarik mengikuti GKFP dapat melakukan pendaftaran melalui situs resmi Pusbangfilm Kemendikbud atau mendapat informasi lebih lanjut di media sosial resminya. Pendaftaran lomba masih berlangsung hingga 30 September 2019.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA