Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Ditinggal Jack Ma, Apa Kabar Alibaba?

Rabu 11 Sep 2019 05:07 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Ditinggal Jack Ma, Apa Kabar Alibaba?. (FOTO: theguardian.com)

Ditinggal Jack Ma, Apa Kabar Alibaba?. (FOTO: theguardian.com)

Jack Ma selaku pendiri Alibaba resmi mengundurkan diri dari Alibaba Group.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Setelah mengumumkan rencana pensiun dininya sejak tahun lalu, Selasa (10/9/2019), Jack Ma selaku pendiri Alibaba resmi mengundurkan diri dari Alibaba Group.

Posisinya sebagai chairman kini ia amanahkan kepada Daniel Zhang. Namun, bagaimana kabar Alibaba kelak jika ditinggalkan oleh pendirinya?

Rencana mundurnya Ma terbilang tak biasa karena bukan hal yang lazim bagi pendiri perusahaan teknologi besar untuk pensiun sedini ini. Di bawah kepemimpinannya, Alibaba telah menjelma menjadi perusahaan raksasa dengan 100.000 karyawan dan ekspansi ke bisnis layanan finansial, komputasi awan, dan kecerdasan buatan.

Baca Juga: Jack Ma Lengser, Investor Bertanya-tanya?

Kendati demikian, selama menjabat, Ma kerap mendapatkan banyak tudingan. Ia merupakan salah satu sosok yang penuh kontroversi.

Ma juga tak sepenuhnya sukses membawa Alibaba menaklukkan pasar di luar China. Ia pernah gagal menggolkan akuisisi senilai US$1,2 miliar atas provider remitansi MoneyGram.

Dengan begitu, Zhang sebagai orang lama di Alibaba, dipercaya telah mengetahui berbagai permasalahan yang ada. Untuk itu, Ma percaya Zhang mampu mengemban posisinya sebagai nahkoda Alibaba.

Baca Juga: Sosok Daniel Zhang, Tokoh Ulung Alibaba yang Gantikan Jack Ma

Zhang memiliki tugas yang bisa dibilang cukup berat untuk menemukan potensi bisnis baru seiring makin mature-nya sektor e-commerce di China.

Pertumbuhan ritel online di China hanya 17,8 persen pada paruh pertama 2019, sekitar separuh periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 32,4 persen.

"Akan lebih sulit bagi Alibaba untuk menemukan inovasi atau tren baru sekarang dibandingkan sebelumnya," ucap Liu Yiming, analis di perusahaan penerbit teknologi China, 36kr.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA