Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Gaspol dan Cyberjeck Segera Beroperasi di Indonesia

Selasa 10 Sep 2019 15:32 WIB

Red: Nidia Zuraya

Warga mencari transportasi dengan aplikasi online. ilustrasi

Warga mencari transportasi dengan aplikasi online. ilustrasi

Foto: Antara/M Agung Rajasa
Kehadiran Gaspol dan Cyberjeck akan meramaikan bisnis transportasi online di Indonesi

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyambut baik kehadiran dua aplikator transportasi daring baru yakni gaspol dan cyberjeck . Kehadiran Gaspol dan Cyberjeck ini diharapkan dapat menambah semarak dan semangat atas pelayanan transportasi daring.

"Kalau saya tanggapannya oke-oke saja, ini meningkatkan persaingan sehat di antara aplikator-aplikator yang ada," ujar Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/9).

Sebelumnya Koperasi TASS Indonesia Nusantara (Koptassindo) menghadirkan layanan ojek online bernama Cyberjek yang akan memberikan keuntungan bagi mitra pengemudi dan penumpang. Founder Cyberjek, Ricky Wee mengatakan bahwa Cyberjek tidak sekedar layanan ojek online, tapi juga akan memberikan bantuan modal usaha bagi istri atau suami mitra ojek online yang ingin menjual sembako.

Karena itu, Koptassindo menjalin kerjasama dengan Bulog, RNI Nusindo, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Pertani untuk penyediaan beras, gula, tepung dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Cyberjek juga akan memberikan bantuan modal usaha bagi keluarga driver, sehingga bisa meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Bahkan bagi anak-anak pengemudi, Cyberjek juga memfasilitasi pendidikan murah sehingga mereka bisa bersekolah, sampai ke perguruan tinggi.

Karena itu, Cyberjek tidak memotong pendapatan pengemudi. Semua pendapatan pengemudi, sepenuhnya menjadi hak mereka.

Sedangkan Gaspol merupakan dimiliki oleh PT Gaspol Angkasa Surya yang merupakan singkatan dari Gerakan Anti Susah Pengemudi Online.

Manajemen mengklaim bahwa perusahaan telah beroperasi sejak Juli lalu, dan saat ini telah memiliki sekitar 6 ribu mitra pengemudi yang bergabung di wilayah Jabodetabek, Bali, Lampung, Pontianak, dan Surabaya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA