Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Nissan Terra dan Note Adopsi Teknologi E-Power, Apa Itu?

Selasa 10 Sep 2019 11:58 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah

All New Nissan Terra saat diuji secara on road dan off road.

All New Nissan Terra saat diuji secara on road dan off road.

Foto: Republika/Farah Nabila Noersativa
E-Power tidak memerlukan pengisian daya eksternal tetapi berkapasitas lebih kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Era kendaraan listrik telah di depan mata. Akan tetapi, sejauh ini kesiapan fasilitas untuk menunjang adanya kendaraan listrik di Indonesia masih belum memadai.

Baca Juga

Nissan mulai  mengembangkan mesin hybrid menjadi powertrain E-Power. Teknologi itu disematkan kepada dua model mobilnya yaitu Nissan Terra dan juga Nissan Note.

"Jadi Nissan Terra memiliki dua jenis, yang satu adalah mesin dengan bahan bakar gasoline, dan yang satu lagi dengan powertrain E-Power," ungkap Head of Communications Nissan Motor Indonesia, Hanna Maharani saat test drive di sirkuit Bridgestone Paving Ground di Karawang, Jawa Barat, Senin (9/9).

Setidaknya mobil bertenaga E-Power ini memiliki keunggulan tersendiri. Senior Manager RnD Nissan Motor Indonesia, Jauhari Adzannis mengatakan, ada persamaan dan perbedaan antara mobil bertenaga E-Power dan mobil yang didukung penuh daya listrik.

Persamaannya, kata dia, kedua jenis mobil dilakukan atau digerakkan motor listrik. Spek motor sendiri pun, menurutnya, memiliki spek motor yang sama. 

"Bedanya, E-Power untuk charging tidak diperlukan eksternal charging. E-Power sendiri memiliki kapasitas baterai yang lebih kecil, karena tidak perlu simpan energi listrik terlalu lama," ungkap dia.

Keuntungan memiliki mobil E-Power adalah mobil ini dapat menjadi solusi hemat bahan bakar mobil. Sebab, mobil ini masih membutuhkan bahan bakar gasoline untuk menggerakan mesin yang digunakan sebagai generator.

Lalu generator sendiri nantinya akan mengisi daya kepada baterai yang ada. "Pengisian daya kepada baterai itu disetting digunakan pada RPM tertentu yaitu di 2500 sampe 3000 km. Hal itu terjadi secara otomatis," jelas Jauhari.

Sementara, E-Power juga memiliki perbedaan dengan mesin hybrid biasa. Perbedaannya adalah mesin hybrid biasa turut menggerakkan kinerja roda, sedangkan mesin pada E-Power hanya mengisi baterai yang ada.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA