Senin, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Senin, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Papua dan Perisai Negara

Senin 09 Sep 2019 23:43 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Massa yang tergabung dalam Mahasiswa Papua melakukan aksi solidaritas di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (2/9).

Massa yang tergabung dalam Mahasiswa Papua melakukan aksi solidaritas di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (2/9).

Foto: Abdan Syakura_Republika
Negara seharusnya menjadi perisai bagi rakyatnya dan melindungi Papua

Konflik Papua yang kembali memanas akhir-akhir ini, bukan yang pertama kalinya. Tak dapat dipungkiri, banyak sekali kepentingan yang bermain disana. Mengingat tanah Papua adalah tanah yang diberikan Tuhan karunia Sumber Daya Alam yang luar biasa besarnya. Maka wajar jika banyak pihak dan bahkan banyak negara ingin 'bermain' disana.

Sejak Papua menjadi bagian dari Republik Indonesia, sudah seharusnya pemerintah memberikan pelayanan terhadap rakyatnya, sebagaimana terhadap rakyat di bagian negeri lainnya. Dalam konsep pemerintahan negara seharusnya berperan sebagai junnah atau perisai bagi rakyatnya. Melindungi dan menjaga keutuhan wilayahnya. Bukan malah menyerahkan segala urusan kepada pihak asing yang tentu saja memiliki kepentingan masing-masing.

Pengirim: Muthi' Ekawati Rahayu, Malang

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA