Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Mahasiswa Papua yang Pulang Sulit Lanjutkan Kuliah di Uncen

Senin 09 Sep 2019 18:47 WIB

Red: Ratna Puspita

Gedung Rektorat Universitas Cendrawasih

Gedung Rektorat Universitas Cendrawasih

Foto: Istimewa
Selain daya tampung terbatas, ada ketentuan untuk pindah kampus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Safanpo mengakui, mahasiswa asal Papua yang saat ini kembali sulit untuk melanjutkan kuliahnya di Uncen atau perguruan tinggi lainnya. Sebab, daya tampung Uncen terbatas.

Baca Juga

Bahkan saat ini, Uncen dipaksakan agar dapat menerima 6.000 mahasiswa dari daya tampung hanya 4.000 mahasiswa. “Sangat kecil kemungkinan mahasiswa yang sebelumnya kuliah di berbagai kota di Indonesia bisa melanjutkan studinya diberbagai perguruan tinggi di Papua,” kata Apolo seusai melakukan pertemuan dengan Kapolda Papua di Jayapura, Senin (9/9).

Selain daya tampung terbatas, untuk pindah kampus ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi mahasiswa yang bersangkutan. "Tidak semudah itu untuk pindah kampus," kata Safanpo.

Purek III Universitas Sains dan Tehnologi Jayapura (USTJ) Isak Rumbarar menambahkan pihaknya sudah minta Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja memfasilitasi pertemuan dengan gubernur, bupati, dan forkopimda. Pertemuan guna mencari solusi atasi pemulangan mahasiswa Papua yang pulang.

Rudolf Rodja mengaku segera akan memfasilitasi pertemuan dengan gubernur, bupati dan forkopimda guna membahas mahasiswa asal Papua yang saat ini sudah ke Jayapura. Tercatat 700 mahasiswa asal Papua yang sebelumnya kuliah di berbagai kota di Indonesia kembali ke Jayapura.

"Terbanyak berasal dari mahasiswa Manado yakni sekitar 300 orang," kata Rodja.

Kapolda Papua mengajak mahasiswa yang saat ini masih berada di berbagai kota agar tidak kembali dan tetap menuntut ilmu serta beraktivitas seperti biasa. Sebab, ia mengatakan, kapolri sudah memerintahkan para kapolda untuk menjamin mahasiswa Papua yang sedang kuliah di wilayahnya.

“Jangan mudah terpengaruh karena yang rugi kalian sendiri. Ini akan merugikan mereka sendiri," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA