Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Bela Julian Assange, Pamela Anderson Dicecar Meghan McCain

Senin 09 Sep 2019 08:48 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Reiny Dwinanda

Pamela Anderson

Pamela Anderson

Foto: EPA
Pamela Anderson tampil dalam The View yang dipandu Meghan McCain

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Aktris Pamela Anderson tak henti menyuarakan dukungannya kepada pendiri pendiri WikiLeaks, Julian Assange, yang terancam penjara ratusan tahun karena dituduh membocorkan dokumen rahasia Amerika Serikat. Pendirian Pamela pun membuatnya dicecar oleh salah seorang presenter "The View", Meghan McCain, dalam tayangan pekan lalu.

Dilansir Fox News, Pamela sempat memberikan pembelaan terhadap Assange. Meghan pun langsung menanggapinya dengan sengit.

"Assange adalah seorang teroris dunia maya. Saya rasa pembelaan ini merupakan hal konyol,” kata Meghan yang merupakan anak dari mendiang John McCain, senator AS yang pernah mencalonkan diri dalam Pilpres AS 2008.

Kekesalan Meghan juga berdasar pernyataan dari mendiang ayahnya yang menyatakan bahwa Assange membocorkan dokumen sensitif Amerika Serikat (AS) terkait siapa saja mata-mata yang bekerja sama dengan pemerintah AS. Dalam talk show itu, Meghan pun bertanya kepada Anderson terkait apa yang akan dikatakanya kepada para mata-mata yang nyawanya terancam.

Baca Juga

Anderson pun menjawab, hingga saat ini tidak ada bukti yang membuat Assange membahayakan para mata-mata itu. Anderson menyebut justru militer AS yang telah terbukti membahayakan nyawa orang-orang yang tak bersalah.

“Edward Snowden dan Chelsea Manning adalah pahlawan, sedangkan Assange adalah sosok yang berperan sebagai penerbit," kata Anderson yang mengaku memiliki hubungan dekat dengan Assange.

Mendegar jawaban itu, Meghan pun menilai Anderson memiliki pemikiran yang sama seperti Presiden Rusia, Vladimir Putin. Semantara itu, presenter "The View" lainnya, Joy Behar, pun turut menekan Anderson dengan pernyataan bahwa Assange berkontribusi atas kemenangan Trump dalam pemilihan presiden AS. Pasalnya, Assange telah mengungkap percakapan pribadi dari Hillary Clinton.

Dari situ, Behar pun bertanya-tanya apakah Assange memang bersikap sebagai pendukung Trump. Mendengar pertanyaan itu, Anderson pun langsung menegaskan bahwa Assange sama sekali bukan bermaksud untuk membantu Trump.

“Assange tidak membantu Trump. Ia hanya mencoba memberikan informasi yang obyektif kepada masyarakat AS,” kata model yang terkenal sebagai bintang serial Baywatch.

Anderson pun mengatakan, jika memang Assange memiliki data soal Trump yang perlu diketahui oleh masyarakat, maka pasti Assange akan merilis informasi itu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA