Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Matuidi: Perilaku Rasis di Sepak Bola Harus Dihentikan

Jumat 06 Sep 2019 16:48 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Bayu Hermawan

Blaise Matuidi

Blaise Matuidi

Foto: EPA-EFE/ALBANO ANGILLETTA
Matuidi mengatakan kasus rasis di sepak bola memberi contoh buruk bagi generasi muda.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Gelandang Juventus Blaise Matuidi mengomentari kasus pelecehan rasial yang kembali terjadi di Serie A Italia. Pemain timnas Prancis itu mengatakan, perlu ada tindakan tegas untuk kasus tersebut.

Perilaku rasisme kembali terjadi di Liga Italia. Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku jadi korbannya. Saat membela Inter beberapa hari lalu, Lukaku mendapat hinaan dari oknum pendukung Cagliari. Kejadian tersebut berlangsung di markas Gli Isolani, Sardegna Arena.

Di sela-sela tugas internasional, gelandang Juventus, Blaise Matuidi diminta mengomentari kasus ini. Sebelumnya, Matuidi dan Moise Kean pernah mengalami situsi serupa.

"Saya juga mengalami hal itu (pelecehan rasial) di stadion yang sama. Kali ini terjadi pada Lukaku. Harus ada tindakan tegas yang diambil," kata gelandang tim nasional Perancis, dikutip dari Football Italia, Jumat (6/9).

Ia meminta pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas. Sebab dalam sepak bola, tidak ada ruang buat perilaku tak terpuji itu. Menurut Matuidi, rasisme bisa memberi contoh buruk kepada anak-anak. Ia tidak ingin melihat hal itu lagi.

"Kami harus melakukan segala sesuatu yang bisa menghentikannya. Tidak ada ruang bagi orang-orang ini (para pelaku rasisme) di stadion," ujar eks jagoan Paris Saint Germain ini.

Matuidi sedang dalam tugas kenegaraan. Ia akan membela Les Bleus menghadapi Albania dan Andorra pada kualifikasi Piala Eropa 2020.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA