Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Rachel Goddard Sesalkan adanya Razia Skin Care di Sekolah

Kamis 05 Sep 2019 16:42 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Perawatan kulit wanita

Perawatan kulit wanita

Foto: Republika/Prayogi
Rachel Goddard menyatakan produk skin care yang disita perlu untuk kesehatan kulit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belum lama ini jagat maya sempat dihebohkan dengan adanya razia produk perawatan kesehatan kulit yang dilakukan di sebuah sekolah oleh anggota OSIS. Dari razia itu, banyak produk skin care yang disita, mulai dari pelembab, pembersih wajah, tabir surya, hingga lip balm.

Beauty vlogger Rachel Goddard mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut. Menurut dia, tidak sepatutnya pihak sekolah melakukan razia skin care, terlebih yang dirazia adalah produk yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit.

"Gue tuh bingung ya kenapa skin care di razia. Yang disita sunscreen lagi, halo yang namanya sinar matahari itu jahat banget untuk kulit," ujarnya saat ditemui di Eastern Opulence Jakarta, Rabu (4/9).

Skin care, menurut Rachel, itu menjaga dari paparan sinar matahari. Ia menganggap, penyitaan produk perawatan kesehatan kulit tersebut tidaklah tepat.

"Terus kalau ada siswa dengan kondisi bibir kering dan lip balm malah disita, aduh mohon maaf itu kalau bibirnya pecah-pecah dan sampai berdarah, siapa yang mau tanggung jawab? Jadi dimana poin kesalahan membawa skin care,” jelas Rachel

Menurut Rachel, ada beberapa produk skin care yang wajar dibawa ke sekolah. Misalnya pelembab, sunscreen, lotion, hingga lip balm. Bahkan dia juga menilai tidak ada salahnya seorang siswi menggunakan makeup ke sekolah, asal tahu batasan.

“Jika memang bakatnya di sana (makeup) ya gimana. Apalagi di zaman sekarang anak-anak sekolah itu gak hanya akan jadi dokter atau insinyur. Sekarang ada yang namanya beauty vlogger, Youtuber yang sangat menghasilkan. Jadi ya selama itu tidak menganggu proses pembelajaran sah-sah saja (membawa skin care atau makeup),” kata Rachel.

Untuk itu, Rachel mengajak semua pihak untuk lebih peduli akan kesehatan kulit. Dengan begitu, diharapkan tidak ada pihak-pihak yang melakukan razia skin care, karena itu berkaitan dengan kesehatan kulit seseorang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA