Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Tadic Buat Ajax tak Menyesal Lepas Dua Pemain Bintangnya

Rabu 04 Sep 2019 05:50 WIB

Red: Endro Yuwanto

Dusan Tadic

Dusan Tadic

Foto: EPA-EFE/Olaf Kraak
Besar kemungkinan Tadic akan kembali mendulang prestasi individu dan domestik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pihak sempat menilai Ajax Amsterdam akan oleng sepeninggal Matthijs de Ligt dan Frenkie de Jong. Namun, skuat De Godenzonen tetap kokoh berkat pilar bernama Dusan Tadic.

Dusan Tadic mampu tampil konsisten untuk menjaga Ajax tetap berada di jalur juara. Menurut catatan whoscored.com​​​​​​, Selasa (3/9), dari empat pertandingan yang telah dimainkan Ajax di Liga Belanda, penyerang 30 tahun tersebut telah menyumbang empat gol dan empat assist.

Membuka musim baru Liga Belanda dengan bertandang ke markas Vitesse Arnhem, gol Tadic menyelamatkan klub ibu kota tersebut dari kekalahan untuk mengamankan hasil imbang 2-2. Tadic kemudian konsisten menyumbang gol saat Ajax menang besar atas FC Emmen, serta ketika mencuri kemenangan di markas VVV-Venlo dan Sparta Rotterdam.

Tadic yang didatangkan dari Southampton setahun lalu, memang dibebani tanggung jawab mengenakan ban kapten yang kosong setelah kepergian De Ligt ke Juventus.

Peran penting Tadic untuk membawa Ajax menjuarai dua gelar domestik pada musim lalu tidak diabaikan oleh manajemen klub. Menjelang musim 2019/2020 bergulir, pemain internasional Serbia itu diikat kontrak baru pada Juli lalu sampai 2023.

Catatan-catatan positif mantan pemain Groningen itu berbanding terbalik dengan penampilan yang ditunjukkan dua mantan rekan setimnya, De Ligt dan De Jong, di klub baru masing-masing.

De Ligt mengukir penampilan debutnya bersama juara bertahan Serie A Liga Italia Juventus saat berhadapan dengan Napoli pada Sabtu (31/8). Mendapat kepercayaan untuk menempati posisi salah satu sosok ikon penting lini belakang Juve, Giorgio Chiellini, yang tengah dibekap cedera, penampilan De Ligt jauh dari meyakinkan.

Pemain 20 tahun itu mendapat banyak kritik setelah laga yang dimenangi Juve dengan skor 4-3 itu. Ia dinilai kerap kesulitan menjaga pergerakan pemain Napoli.

Impresi serupa terlihat pula pada mantan rekan setim Tadic lainnya, De Jong. Menyandang status sebagai gelandang terbaik Liga Champions 2018/2019, pemain 22 tahun tersebut masih kesulitan mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti saat masih berseragam Ajax.

Dalam tiga pertandingan La Liga Spanyol yang dimainkan Barca, De Jong selalu mendapat kepercayaan tampil sebagai pemain inti. Sayangnya dari ketiga pertandingan tersebut, ia selalu gagal memperlihatkan permainan terbaiknya, yang berimbas pada hasil satu kali kalah, satu kali menang, dan satu kali seri.

Musim baru dimulai. Jika Tadic mampu menjaga level permainan dan selalu mendapat dukungan dari skuat asuhan Erik Ten Hag yang tetap solid, besar kemungkinan ia akan kembali mendulang prestasi individu melalui gol-gol dan assist-assistnya, sekaligus mempertahankan dua gelar domestik untuk tidak berpindah dari ibu kota.

Biodata Dusan Tadic

Lahir: Backa Topola, Serbia, 20 November 1988

Karier senior:

2006-2010 Vojvodina (Serbia)

2010-2012 Groningen (Belanda)

2012-2014 Twente (Belanda)

2014-2018 Southampton (Inggris)

2018-... Ajax (Belanda)

Gelar juara bersama klub:

Juara Liga Belanda 2018/2019

Juara Piala Belanda 2018/2019

Johan Cruyff Shield 2019

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA