Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Pelatih Milan Sebut Piatek Sedang Tumpul

Senin 02 Sep 2019 00:43 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Bayu Hermawan

Krzysztof Piatek

Krzysztof Piatek

Foto: AP Photo/Antonio Calanni
Giampolo membangku cadangkan Krzystof Piatek saat Milan menghadapai Brescia.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- AC Milan berhasil membungkam Brescia pada pekan kedua Serie A Liga Italia 2019/2020. Meski memetik tiga angka, banyak penggemar i Rossoneri bertanya-tanya tentang keputusan pelatih Marco Giampaolo membangku cadangkan Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta.

I Rossoneri membungkam tamunya 1-0 lewat gol tunggal Hakan Calhanoglu pada menit ke-12 di Stadion San Siro, Sabtu (31/8) malam WIB. Dalam kemenangan tersebut Giampaolo melakukan sejumlah rotasi pemain yang memainkan Andre Silva sebagai ujung tombak tim.

Praktis hal itu menimbulkan kritikan dari para Milanisti. Mengingat ketika Piatek dan Paqueta bermain pada interval kedua permainan menyerang Milan jadi lebih atraktif. Bahkan, Setan Merah diklaim bisa mencetak lebih banyak gol.

"Setiap pertandingan memerlukan keputusan yang berbeda dan saya memilih untuk memainkan Andre Silva dan (Ismael) Bennacer. Milan memiliki skuat yang kuat, jadi saya memiliki opsi untuk memilih antara beberapa alternatif lain," jelas Giampaolo kepada DAZN disadur Football Italia, Ahad (1/9).

Lebih lanjut, pendukung tim asal kota mode Italia berpendapat Andre Silva sudah tak memiliki keinginan untuk tampil maksimal bersama Milan, karena dia berpeluang hengkang sebelum bursa transfer ditutup 2 September nanti.

Meski begitu eks pelatih Empoli dan Sampdoria menilai keputusannya sangatlah tepat. "Saya tak tahu apakah Andre (Silva) akan pergi sebelum bursa transfer ditutup, tapi dia seorang pemain profesional," sambung dia.

Merujuk pada penampilan sebelumnya Giampaolo mengatakan apabila rotasi menjadi hal yang biasa terjadi di sebuah klub. Terlebih, skuat Milan memiliki rata-rata pemain bagus.

"Piatek pemain hebat, tetapi berada di bangku cadangan bukan berarti dunia akan berakhir. Pemain harus berpikir melakukan semuanya untuk Milan, baru saya membuat keputusan. Mungkin saya melihat dia tak tajam saat berlatih dan dalam beberapa laga terakhir."

Di sisi lain, surat kabar asal Italia La Gazzeta dello Sport pernah menyinggung bahwa Piatek belum menunjukan ketajamannya sejak memasuki musim baru, pun ketika bermain di laga pra musim panas 2019/2020. Tercatat dalam enam laga terakhir, termaskud melawan Udinese di giornata pertama Liga Italia, striker asal Polandia belum juga kembali menemukan naluri golnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA