Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Menlu Retno Beberkan Alasan Politik LN RI Dihormati Dunia

Jumat 30 Aug 2019 15:26 WIB

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Ani Nursalikah

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi saat menghadiri TalkShow dalam rangka Festival Diplomasi, di gedung Prof Sudharto, kampus Undip, Tembalang, Kota Semarang, Jumat (30/8).

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi saat menghadiri TalkShow dalam rangka Festival Diplomasi, di gedung Prof Sudharto, kampus Undip, Tembalang, Kota Semarang, Jumat (30/8).

Foto: Republika/Bowo Pribadi
Indonesia menjalankan politik luar negeri berdasar prinsip yang disepakati dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi megatakan, politik luar negeri Indonesia sangat konsisten. Indonesia menjalankan politik luar negeri dengan menghormati prinsip-prinsip yang memang sudah disepakati dan menjadi persetujuan bersama negara lain di dunia.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri "Talkshow bersama #Menlu Retno", yang digelar di gedung Prof Sudharto, kompleks kampus Universitas Diponegoro, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/8).

Retno mencontohkan, prinsip-prinsip yang ada di United Nation (UN) Charter, prinsip- prinsip yang ada di hukum internasional dan seterusnya. Jika terkait dengan laut adalah prinsip- prinsip yang ada di Konvensi Perserikatan Bangsa Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS).

“Bahkan Indonesia juga terus menjalankan dan mengendalikan politik luar negeri berdasarkan prinsip- prinsip tersebut,” ujarnya.

Dalam politik internasional, Retno juga mengakui sekarang ada beberapa pihak yang berusaha untuk menggoyang atau tidak patuh dengan prinsip-prinsip tersebut. Tetapi kalau semua pihak mengikuti ketidakpatuhan itu, maka bisa dibayangkan apa yang akan terjadi di dunia.

Dan jika sampai terjadi sesuatu di dunia, maka selalu yang akan dirugikan adalah negara- negara berkembang, negara kecil dan sebagainya. Oleh karena itu gerakan untuk terus mendorong mutilateralisme penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan sebagainya harus terus didorong oleh negara-negara di dunia.

Baca Juga

“Alhamdulillan masih banyak (mayoritas) negara yang melakukannya,” kata Retno.

Dia menambahkan Indonesia tidak akan pernah lelah terus memperjuangkan prinsip- prinsip di dalam diplomasi dan politik luar negeri Indonesia. Karena konsistensi itulah, maka di mata dunia internasional Indonesia menjadi negara yang cukup dihormati.

Politik luar negeri Indonesia sangat kental dengan dua isu utama, yakni diplomasi untuk perdamaian serta diplomasi untuk kemanusiaan. Banyak peran Indonesia dalam memperjuangkan penyelesaian konflik antarbangsa maupun masalah kemanusiaan yang dihadapi umat di negara lain.

“Indonesia selalu berperan tanpa mengabaikan prinsip kesepakatan internasional,” ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA