Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Tips Menjaga Data Pribadi Tetap Aman di Internet

Jumat 30 Aug 2019 02:02 WIB

Rep: Ronald Ricardo (cek n ricek)/ Red: Ronald Ricardo (cek n ricek)

Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

Dibutuhkan pemahaman dasar akan pengamanan akun agar data pribadi tidak bocor.

Ingin melindungi data pribadi di Internet? Untuk melakukannya, dibutuhkan pemahaman dasar akan pengamanan akun agar data pribadi tidak bocor ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

Berikut tips untuk mengamankan info pribadi di internet.

Gunakan Security Checkout

Google memiliki layanan Security Checkout yang bisa menjadi langkah awal mengamankan informasi pribadi di internet. Cuma dua menit yang diperlukan untuk mengamankan data di Security Checkout.

Security Checkout dari Google ini bertindak sebagai penasihat keamanan pribadi, membawa Anda ke beberapa tahap pengamanan akun Google supaya tetap aman. Jika setelah pengetesan Anda mendapat hijau berarti akun kamu cukup aman, sedangkan warna kuning atau merah berarti ada beberapa hal yang perlu kamu benahi, yang akan ditampilkan pada hasil analisa Security Checkout ini.

Sumber: Istimewa

Baca Juga: Tanda Seseorang Perlu Detoks Media Sosial Untuk Jaga Kesehatan

Perhatikan larangan berkunjung ke suatu situs

Mencegah phishing dan injeksi malware dari situs berbahaya cukup menyulitkan, bahkan bagi pengguna internet yang savvy sekalipun.

Kalau Anda menggunakan peramban Google Chrome, akan muncul deteksi otomatis yang akan memberi peringatan tentang situs yang memiliki malware, atau kemungkinan phishing yang bisa mencuri data akun pribadi Anda.

Gunakan verifikasi 2 langkah

Amankan semua konten di inbox email dengan mengaktifkan verifikasi 2 langkah (two-step verification). Dengan mengaktifkan fitur ini maka Google akan mengirimkan kode verifikasi yang dikirim ke smartphone sebelum akhirnya bisa login.

Hanya unduh aplikasi dari sumber resmi

Jika Anda pengguna Android, tempat paling aman untuk mengunduh aplikasi adalah Google Play Store. Hal ini disebabkan adanya proteksi dari Google Play Protect yang merupakan bagian dari Google Play Store, yang bertugas untuk memeriksa aplikasi dan perangkat yang Anda pakai untuk mencegah program berbahaya dan memastikan kamu tetap terjaga terus-menerus.

Sebagai catatan, sepanjang 2017 Google mencatat lebih dari 700.000 aplikasi yang melanggar kebijakan Google Play, dimana angka ini meningkat sebanyak 70 persen dari aplikasi yang di-takedown pada tahun 2016. Google Play Protect adalah lapisan keamanan bawaan yang ideal untuk smartphone kamu.

Gunakan "password" rumit dan diganti secara berkala

Pastikan kamu punya password yang terdiri dari kombinasi angka, simbol, dan huruf kapital serta non-kapital untuk menyulitkan pihak yang ingin meretas, juga buat password yang berbeda untuk setiap akun online.

Sebagai informasi, tips di atas bisa kamu praktikkan sesegera mungkin, namun bukan berarti info pribadi Anda sudah aman sepenuhnya. Tetap dibutuhkan ketelitian dan kewaspadaan kapan pun kamu berselancar di internet.

BACA JUGA: Cek FILM & MUSIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA