Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Mobil Konsep Volkswagen Diklaim 'Anti Maling'

Selasa 27 Aug 2019 14:27 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Nora Azizah

Volkswagen

Volkswagen

Foto: EPA/Ole Spata
Mobil dilengkapi teknologi yang menggunakan kecepatan cahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Volkswagen bersama NXP Semiconductors NV  meluncurkan mobil konsep pertama mereka menggunakan teknologi ultra-wideband (UWB). Teknologi ini memiliki kemampuan memerangi perlindungan pencurian relay.

Teknologi ini secara tepat menentukan informasi spasial dengan akurasi sangat tinggi hingga hanya beberapa sentimeter. Dengan latensi rendah membuat UWB, atau teknologi rentang halus, ideal untuk keamanan dan terutama sistem akses tanpa kunci.

Chief technology officer untuk NXP, Lars Reger, menjelaskan mereka menggunakan UWB untuk mengukur waktu penerbangan. Jadi, jika Anda memiliki kunci di saku dan mendekati mobil Anda, mobil itu dapat mengukur dengan tepat waktu perjalanan sinyal antara kunci dan mobil, dan karenanya menentukan seberapa jauh Anda berada.

”Ini berarti jika kunci sedang berada di gedung dan seseorang menggunakan perangkat relai untuk menjembatani sinyal antara kunci dan mobil untuk masuk ke mobil, maka karena waktu pengukuran penerbangan menunjukkan lokasi kunci yang benar-benar akurat dari kunci tersebut. Mobil akan mengenali kunci tidak di dekatnya dan tidak akan membiarkan mobil terbuka," paparnya seperti dilansir dari laman EE Times.

Reger menambahkan karena menggunakan kecepatan cahaya, Anda tidak bisa menipu. Ada mekanisme lain yang digunakan di masa lalu, tapi ini adalah sistem yang paling kuat dan paling tidak bisa ditipu.

Baca Juga

"UWB memungkinkan pemosisian yang sangat akurat dan hemat energi. Ini adalah pertama kalinya kami dapat menunjukkan hasil dan produk nyata, dan ekosistem konsumen mendapatkan momentum," kata Reger.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA