Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Pemerintah Bidik Universitas Dunia untuk Berkolaborasi

Senin 26 Aug 2019 13:58 WIB

Red: Esthi Maharani

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Foto: Antara/Nova Wahyudi
Indonesia perlu mendorong peningkatan kompetensi SDM

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah membidik universitas ternama di dunia untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam kesiapan menyongsong era revolusi industri 4.0.

“Salah satu tantangan saat ini adalah di level universitas. Beberapa top universitas di Indonesia belum ada yang masuk dalam jajaran 300 besar dunia. Kami harapkan, beberapa univeritas unggulan di luar negeri mempunyai counterpart dengan beberapa universitas di Tanah Air,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/8).

Dengan demikan, lanjut Airlangga, mereka bisa menjadi top 100, setidaknya di level regional. Menperin mencontohkan, The University of Melbourne bisa menjadi rekanan bagi universitas-universitas di Indonesia.

“Melbourne University sekarang ada di peringkat ke-33 dunia, diharapkan dapat mendorong pengembangan kapasitas bagi sejumlah universitas yang ada di Indonesia,” katanya ketika memberikan sambutan pada rangkaian acara yang diselenggarakan The University of Melbourne di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Airlangga pun menyampaikan, guna menghasilkan inovasi yang sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi terkini, dibutuhkan peningkatan kegiatan penelitian dan pengembangan. Hal ini bisa diwujudkan, salah satunya melalui hasil kolaborasi antara akademisi Indonesia dengan akademisi top dunia.

“Dengan demikian, nantinya diharapkan mampu mendorong semakin banyak pelajar Indonesia untuk ikut bekolaborasi dalam menimba ilmu di luar negeri, serta memberi izin universitas atau politeknik dari luar negeri untuk beroperasi di kawasan ekonomi khusus. Ini yang akan kami rencanakan,” katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA