Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta Capai 70 Persen

Senin 26 Aug 2019 09:32 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda

Penumpang memasuki area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5).

Penumpang memasuki area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5).

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
Bandara Internasional Yogyakarta dimaksimalkan untuk mengurangi kepadatan Adisutjipto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengagakan saat ini progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo sudah mencapai 70 persen. Bandara tersebut nantinya akan dimaksimalkan untuk mengurangi kepadatan penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

"Kalau dari apa yang saya lihat kira-kira selesai Februari atau Maret 2020. Kita operasikan setelah itu," kata Budi dalam pernyataan tertulis, Ahad (26/8). 

Baca Juga

Budi menambahkan pemerintah ingin intensifkan bagaimana jumlah penerbangan yang melalui Kulonprogo harus ditingkatkan dari sekarang. Menurutnya, saat ini sudah ada sebanyak 14 kali take off-landing di Bandara Internasional Yogyakarta. 

Dia mengharapkan pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2020, pengalihan penerbangan dari Bandara Adisutjipto ke YIA sudah maksimal. "Sebanyak 66 penerbangan dengan rute luar Jawa dari Bandara Adisucipto akan dipindah ke Bandara YIA," tutur Budi. 

Untuk itu, Budi mengatakan pemerintah akan terus mendorong maskapai untuk memindahkan penerbangan domestik dari Bandara Adisutjipto. Beberapa diantaranya seperti penerbangan menuju Sumatra, Kalimantan, dan sebagainya.

"Kalau pindah semua itu kira-kira ada 66 flight bisa pindah ke YIA. Itu yang menjadi patokan supaya moda transportasi KAnya perlu dimaksimalkan,” jelas Budi. 

Sebelumnya kereta api (KA) Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) ditargetkan pada 2020. Budi memastikan akan mengintensifkan moda transportasi kereta api menuju bandara baru tersebut agar aksesibilitas bertambah dan lebih mudah. 

"Dengan headway yang lebih pendek sehingga ada suatu kepastian bagi penumpang dari sini untuk mencapai Yogyakarta. Kereta Api akan difinalkan dari Bandara YIA ke Stasiun Kedundang kira-kira pada akhir 2020," kata Budi. 

Pembangunan jalur KA menuju YIA akan dilakukan pada bulan Oktober 2019. Untuk tahap awal, kata Budi, jalur KA tersebut akan dibangun di daerah Stasiun Kedundang dan di sekitar area Bandara Internasional Yogyakarta. 

Stasiun Kedundang merupakan stasiun yang sudah lama tidak beroperasi yang berlokasi di antara Stasiun Tugu dan Stasiun Wojo. Stasiun tersebut nantinya akan menjadi persimpangan antara jalur KA menuju YIA dan menuju Stasiun Wojo. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA