Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Harga Cabai Ditargetkan Turun dalam Sepekan

Senin 26 Aug 2019 06:21 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Friska Yolanda

Aktivitas pedagang cabai di Pasar Legi, Solo, Rabu (21/8). Harga cabai di Pasar Legi sudah mulai turun sejak pekan lalu.

Aktivitas pedagang cabai di Pasar Legi, Solo, Rabu (21/8). Harga cabai di Pasar Legi sudah mulai turun sejak pekan lalu.

Foto: Republika/Binti Sholikah
Harga ditargetkan stabil menyusul panen cabai di beberapa daerah sudah berlangsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) menanggapi tren kenaikan harga cabai nasional akibat produksi yang minim. Ditargetkan, harga cabai bakal stabil sepekan lagi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan, panen cabai di beberapa daerah sudah mulai berlangsung. Sehingga diharapkan harga cabai dalam pekan depan dapat berangsur stabil.

Baca Juga

“Minggu depan harga cabainya stabil,” kata Amran saat ditemui Republika.co.id, di Kementan, Jakarta, Ahad (25/8).

Berdasarkan statistik Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, rerata harga cabai merah keriting pada 25 Agustus 2019 berada di level Rp 60.650 per kilogram (kg). Sedangkan harga rata-rata cabai rawit hijau di level Rp 55.150 per kg, cabai merah besar Rp 55.500 per kg, dan cabai rawit merah sebesar Rp 69.900 per kg.

Ketua Asosiasi Petani Hortikultura Anton Muslim Arbi menyampaikan, masa panen cabai memang sudah dimulai oleh petani. Di beberapa daerah, kata dia, panen cabai dinilai sudah mulai membantu penurunan harga cabai di pasar.

Hanya saja dia menggarisbawahi, panen cabai yang berlangsung ini diharapkan tidak dijadikan sebagai alasan bagi harga pembelian cabai yang rendah di tingkat petani. Terlebih, berdasarkan informasi yang bersumber dari media, ada kekhawatiran sejumlah pihak untuk mengimpor cabai sebab harga di pasaran belum kembali stabil.

“Kita harapkan jangan sampai impor lah cabai ini, kasihan nanti kalau panen rayanya berlangsung, kasihan petani,” ujarnya.

Direktur Jenderal Tanaman Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto menegaskan, informasi impor cabai tidak benar. Menurut dia, pemerintah akan terus berupaya menyerap panen petani guna menstabilisasi harga secepatnya.

“(Impor) enggak lah, kita justru mau segera distribusikan panen petani ini supaya minggu depan harga sudah stabil,” ujarnya.

Dia menyatakan, dari berlangsungnya panen yang belum merata dari beberapa wilayah sentra yang terjadi saat ini pun, harga cabai diklaim berangsur menurun. Dia membandingkan hal tersebut dengan tren harga di pasar pada beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA