Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Wow, Korsel Serius Pajaki YouTube dkk

Selasa 20 Agu 2019 05:49 WIB

Rep: Redaksi WE Online(Warta Ekonomi)/ Red: Redaksi WE Online(Warta Ekonomi)

Korsel Serius Pajaki YouTube dkk. (FOTO: Reuters/Dado Ruvic)

Korsel Serius Pajaki YouTube dkk. (FOTO: Reuters/Dado Ruvic)

Korea Selatan semakin serius kenakan pajak untuk perusahaan-perusahaan digital

Korea Selatan membahas semakin serius pengenaan pajak untuk perusahaan-perusahaan digital yang sudah mengeruk pendapatan di negara tersebut.

Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan melalui Lembaga Penelitian Legislasi Korea akan melakukan penelitian tren pajak digital di luar negeri, termasuk pajak YouTube dan pajak transaksi aplikasi domestik.

Informasi yang dilansir koreabizwire.com menyebutkan, pemerintah akan fokus pada rencana untuk merevisi Undang-Undang Dana Pengembangan Komunikasi Korea untuk memasukkan YouTube dan penyedia layanan over the top (OTT).

Baca Juga: Mandul di Hadapan Program TV yang Tak Mendidik, Eh KPI Mau Ikut Campur di Youtube cs

Dari sumber informasi yang sama, YouTube diperkirakan telah menghasilkan ratusan miliar won dalam pendapatan tahunan dari iklan dan produk lainnya di Korea.

Laporan dari Mezzo Media, penjualan iklan video Korea Selatan saja mencapai 116,9 miliar won atau setara US$96,2 juta pada semester pertama tahun terakhir.

Adapun Google membayar sekitar 20 miliar won dalam bentuk pajak kepada otoritas pajak lokal pada 2017, demikian informasi yang dilansir. Perusahaan pun melaporkan 260 miliar won dalam penjualan di tahun yang sama.

Baca Juga: Setelah Produk China, Trump Akan Beri Pajak Produk Korsel?

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA