Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Sinergi Bea Cukai Sulbagsel dan Angkasa Pura Dorong Ekspor

Kamis 22 Aug 2019 17:35 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Kunjungan kerja PT Angkasa Pura Logistik ke Kantor Bea Cukai Sulbangsel, Rabu (14/8).

Kunjungan kerja PT Angkasa Pura Logistik ke Kantor Bea Cukai Sulbangsel, Rabu (14/8).

Foto: bea cukai
Angkasa Pura Logistik mengajukan terminal kargo di PBL.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- PT Angkasa Pura Logistik  dan Bea Cukai Sulbangsel berupaya memecahkan masalah ekspor impor. Angkasa Pura Logistik mendatangkan sarana pengangkut kargo (freighter) guna mendukung pelaksanaan kegiatan ekspor langsung dari kota Makassar.

Langkah ini menjadi langkah besar yang dilakukan PT Angkasa Pura Logistik dalam keikutsertaannya mendorong perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga

Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Padmoyo Tri Wikanto mengapresiasi langkah PT. Angkasa Pura Logistik sebagai bagian dari langkah koordinasi dalam peningkatan pelayanan yang mendukung kegiatan ekspor.

“Bea Cukai itu memang bertugas sebagai pengawas dari ekspor impor yang dilakukan perusahaan, maka wajar berharap seluruh perusahaan mendukung kegiatan ekspor impor,” ujar Padmoyo, saat kunjungan kerja PT Angkasa Pura Logistik, Rabu (14/8).

Dalam kesempatan itu, dibahas pula rencana PT. Angkasa Pura Logistik yang mengajukan pendirian terminal kargo di bandara lama, Pusat Logistik Berikat (PLB), serta pengembangan potensi bisnis yang ada kaitannya dengan Bea Cukai.

“Rencana kita sekarang mau membahas kerjasama antara BC dan PT Angkasa Pura Logistik. Kita ada drat yang ingin disampaikan dan kami harap akan menjadi goal yang diharapkan kedua pihak,” ucap Tony Sunanto, Perwakilan PT. Angkasa Pura Logistik

Bea Cukai pun menyatakan dukungan penuh perihal rencana rencana tersebut selama masih dilaksanakan sesuai koridor peraturan yang berlaku. Koordinasi dengan stakeholder dan tujuan pemasaran serta jadwal keberangkatan pada terminal kargo pun disosialisasikan supaya ekspotir dapat menyesuaikan dengan jadwal yang telah tersedia.

Bea Cukai sebagai Trade Facilitator mewakili pemerintah dalam pengembangan ekonomi di daerah-daerah. Dengan adanya rencana pendirian terminal kargo serta PLB ini, keluhan dari para pengusaha UKM di  Makassar terkait pengangkutan barang serta biaya yang timbul dari kegiatan ekspor dapat terpecahkan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA