Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Rute Transpatriot Baru Diresmikan

Kamis 22 Aug 2019 14:42 WIB

Rep: Riza Wahyu Pratama/ Red: Dwi Murdaningsih

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meresmikan Bus Transpatriot rute II dan III.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meresmikan Bus Transpatriot rute II dan III.

Foto: Republika/Muhammad Riza Wahyu Pratama
Sementara ini akan digratiskan, mulai awal september baru dikenakan tarif Rp 7.000.

REPUBLIKA.CO.ID,  BEKASI -- Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meresmikan Bus Transpatriot rute II dan III. Setelah acara seremonial pengguntingan pita, Tri juga sempat mencoba bus tersebut berkeliling di Komplek Perumahan Vida, tepatnya di Jalan Alun-Alun Selatan, Padurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (22/8).

Baca Juga

Wakil Wali Kota Bekasi itu berharap dengan dioperasikannya bus bantuan Kemenhub 2018 tersebut, polusi udara di Kota Bekasi dapat berkurang. "Dengan paradigma yang baru bahwa angkutan massal itu bisa menjadi salah cara untuk mengurangi polusi udara," kata Tri kepada awak media.
 
Selain itu, Tri juga mengapresiasi metode operasional bus yang tidak menggunakan dana APBD. Operasional Transpatriot hibah dari Kemenhub itu menggunakan pola kerja sama dengan pihak ketiga, PT. TRON (Teknologi Rancah Olah Nusantara).
 
Selanjutnya, Tri juga mengapresiasi model rute yang akan digunakan, rute dinamis (dinamic route). Dengan rute tersebut, bus nantinya dapat keluar dari rute tetapnya untuk menjemput atau mengantarkan penumpang.
 
"Tapi yang sedang berjalan, misalnya di Summarecon. Dia bisa keluar dulu mengabil penumpang di Al-azhar, Kemang Pratama. Dia bisa keluar mengambil anak-anak sekolah yang mau naik," ujarnya.
 
Sementara itu, CEO (Chief Executive Officer) TRON, David Santoso menyatakan penggunaan rute dinamis akan dilakukan secara bertahap, khususnya jika pola penumpang pada rute tetap (fix route) telah terbentuk. 
 
"Sementara ini akan digratiskan dulu. Mulai awal september baru dikenakan tarif tujuh ribu rupiah," kata David kepada awak media.
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA