Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

Sunday, 16 Muharram 1441 / 15 September 2019

In Picture: Bangilun, Kesenian yang Lama ‘Tidur’ (2)

Rabu 21 Aug 2019 22:26 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yogi Ardhi

Foto: Bowo Pribadi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG --  Dihidupkannya kembali kesenian Bangilun membuat ghirah dan dahaga warga Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk menjaga akhlak generasi mudanya kembali membuncah.

Di tengah era modernisasi, mereka berharap kesenian asli pegunungan Menoreh yang kental dengan nuansa religi dan sarat pesan moral ini bisa dipedomani para generasi penerus di desa ini. Warga di Desa Ngargoretno sangat berkepentingan untuk menghidupkan kembali kesenian yang semakin tergilas oleh jaman tersebut.

Lantunan syair- syair berjanjen (shalawat barzanji; red) dan rebana menjadi representasi syiar nilai- nilai keislaman dari kesenian ini. Sementara pesan- pesan tentang budi pekerti, tatakrama hingga pesan pranata insan sosial di lingkungan masyarakat Jawa terselip dalam setiap iringan kesenian ini.

Sumber : Republika

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA