Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Investree Cari Partner Perusahaan AI untuk Tentukan Risiko Pembiayaan

Rabu 21 Aug 2019 01:10 WIB

Rep: Agus Aryanto(Warta Ekonomi)/ Red: Agus Aryanto(Warta Ekonomi)

Investree Cari Partner Perusahaan AI untuk Tentukan Risiko Pembiayaan. (FOTO: Entrepreneur.com)

Investree Cari Partner Perusahaan AI untuk Tentukan Risiko Pembiayaan. (FOTO: Entrepreneur.com)

Investree, startup teknologi finansial yang bergerak di bidang marketplace lending.

Investree, startup teknologi finansial (fintech) yang bergerak di bidang marketplace lending, tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan rekanan untuk memperluas manfaat teknologi artificial intelligence (AI) dalam industri yang dijalankan. Pemanfaatan AI untuk menciptakan solusi penentuan risiko pembiayaan yang lebih mudah, cepat, dan akurat.

Demikian diungkapkan oleh CEO Investree, Adrian Gunadi, melalui siaran pers terkait event AI Summit 2019 yang akan digelar di Hilton Bali Resort, Nusa Dua Bali, 21-22 Agustus 2019.

Dia menjelaskan, teknologi AI nantinya membantu Investree melakukan penilaian kredit, verifikasi, pengambilan keputusan, dan pemantauan secara praktis. Momen pertemuan itu juga akan digunakan untuk memperkenalkan Investree lebih jauh sebagai alternatif pendanaan dan pinjaman yang fleksibel kepada seluruh partisipan dan delegasi internasional yang hadir.

Baca Juga: Investree Kembali Tawarkan Sukuk Seri ST005, Bonus hingga Rp30 Juta

"Investree mengundang mereka untuk menjadi lender, baik individu maupun institusi, serta menggali potensi kerja sama yang bisa dilakukan demi menguatkan ekosistem teknologi keuangan," ujar Adrian.

Di antara berbagai topik yang diangkat di Indonesia AI Summit 2019, Investree akan terlibat dalam pembahasan terkait banking and financial industries. Para pengunjung yang datang ke booth Investree dapat mencari tahu tentang bagaimana Investree memanfaatkan teknologi AI untuk berbagai proses mitigasi risiko, seperti credit-scoring dan collection-scoring, menghindari fraud dalam pengajuan pinjaman, dan menerapkan electronic Know-Your-Customer (e-KYC).

Adrian menambahkan, partisipasi Investree dalam kegiatan tersebut sebagai upaya untuk menjadi perusahaan fintech yang visioner, terus memberikan inovasi yang mampu menjawab tantangan di masa depan. Dengan mulai mengaplikasikan AI, pihaknya mendukung transformasi produktivitas bisnis, tak hanya untuk Investree, tapi juga seluruh elemen pendukung industri fintech.

"Untuk itu, tim Investree menyambut baik kunjungan seluruh peserta Indonesia AI Summit 2019 yang ingin mengenal pionir marketplace lending di Tanah Air di booth Investree," tutup Adrian.

Baca Juga: Lender Investree Kini Bisa Kelola Dananya di Bank Danamon

Untuk diketahui, Indonesia AI Summit 2019 yang berlangsung selama dua akan menjadi pusat bagi pelaku bisnis atau industri, investor, regulator, para ahli, dan pengajar yang terlibat dalam pengembangan AI.

Diikuti oleh lebih dari 30 pembicara, 50 partisipan booth, dan 1.000 delegasi, Indonesia AI Summit 2019 memungkinkan ekosistem di Indonesia untuk mempertunjukkan potensi AI terbaru mereka kepada dunia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA