Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Islamic Tourism Expo Targetkan Transaksi Bisnis Rp 50 miliar

Selasa 20 Aug 2019 18:24 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolanda

Karyawan melayani transaksi nasabah di kantor layanan BNI Syariah, Jakarta, Selasa (22/1).

Karyawan melayani transaksi nasabah di kantor layanan BNI Syariah, Jakarta, Selasa (22/1).

Foto: Republika/Prayogi
Islamic Tourism Expo akan menghadirkan lebih dari 120 booth pameran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BNI Syariah menargetkan transaksi bisnis pada ajang Islamic Tourism Expo (ITE) dapat mencapai lebih dari Rp 50 miliar. ITE merupakan ajang pameran travel wisata halal, haji dan umroh yang mempertemukan para pelaku bisnis perjalanan.

Sekretaris Perusahaan Rima Dwi Permatasari menyampaikan tahun lalu transaksi bisnis karena gelaran ini mencapai lebih dari Rp 100 miliar. Selama pelaksanaan expo, transaksi bisnisnya mencapai Rp 40 miliar.

"Kita optimistis target tahun ini sekitar Rp 50 miliar akan terlampaui, karena kita sudah lakukan presale sejak seminggu lalu dan sudah mencapai Rp 7 miliar," katanya usai konferensi pers ITE di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (20/8).

Transaksi bisnis tersebut termasuk penambahan Dana Pihak Ketiga (DPK) melalui pembukaan tabungan, pembiayaan, dan lain-lain. Rima optimistis tahun ini transaksi akan meningkat karena banyak pihak terlibat dalam expo.

Direktur AMK sebagai penyelenggara expo, Bambang Hamid menyampaikan akan ada lebih dari 120 booth pameran. Terdiri dari biro-biro perjalanan, penyedia layanan, maskapai, pemerintah daerah, hotel, visa, hingga perwakilan dari luar negeri seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Korea, hingga Turki.

Pameran Umroh Haji dan Wisata Halal ini diklaim sebagai yang terbesar dan terlengkap, diselenggarakan di Assembly Hall, JCC Senayan, Jakarta pada 30 Agustus - 1 September 2019. Selain bertujuan menarik wisatawan, ITE juga bertujuan mempertemukan para pelaku supply chain yang menyokong kegiatan haji umroh dan membentuk ekosistem halal.

"Tahun ini kita targetkan jumlah pengunjung naik 20 persen dari tahun lalu yang sekitar 25 ribu orang selama tiga hari pameran," katanya.

Semakin tingginya literasi terkait umroh, dan wisata halal, maka masyarakat akan semakin banyak mencari produk. Apalagi acara ini menawarkan berbagai promo diskon menarik dan hadiah-hadiah perjalanan secara gratis.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA